Kamis, 03 Juni 2010

Pembekalan Program Pembangunan Lingkup Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Kabupaten Pringsewu


Pembekalan Program Pembangunan Lingkup Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Kabupaten Pringsewu, Kamis (3/6) dibuka oleh Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu Helmi Machmud di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu.

Acara tersebut juga dihadiri Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pringsewu Zulkifli Maliki, jajaran Pemkab Pringsewu dan Pemprov Lampung, tokoh pemuda Pringsewu Handitya Narapati SZP, serta ratusan kalangan dunia pertanian, perikanan dan kehutanan se Kabupaten Pringsewu.

Pj Bupati Pringsewu Helmi Machmud mengatakan, sektor pertanian masih merupakan tulang punggung pembangunan di Kabupaten Pringsewu, dimana luas lahan pertanian mencapai 35.064 hektar, terdiri lahan sawah 12.092 hektar, serta lahan kering 22.972 hektar.

“Berdasarkan kondisi tersebut, peranan sektor pertanian, perikanan dan kehutanan tidak bias diabaikan begitu saja, tetapi harus dipacu untuk lebih berkembang dan ditingkatkan,” katanya.

Orientasi pembangunan pertanian kedepan, kata Helmi, diharapkan dapat mewujudkan pencapaian swasembada secara berkelanjutan, peningkatan diversifkasi pangan, peningkatan nilai tambah, daya saing dan ekspor, serta peningkatan kesejahteraan petani.

“Hal tersebut tidak mudah untuk diwujudkan mengingat tantangan pembangunan pertanian kedepan dihadapkan pada berbagai perubahan dan perkembangan lingkungan,” katanya lagi.

Pemkab Pringsewu, lanjut Pj Bupati Pringsewu, perlu berupaya keras dalam melaksanakan tugas – tugas pembangunan guna mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan bersama, yaitu peningkatan produksi dan produktivitas pangan, pertanian, perikanan dan kehutanan, peningkatan nilai tambah, daya saing dan pemasaran produk pertanian, perikanan dan kehutanan, serta peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pertanian, perikanan dan kehutanan.

“Pada tahun anggaran 2010 ini, Pemkab Pringsewu akan melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan pada sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan, baik yang didanai APBN, APBD Provinsi Lampung, maupun APBD Kabupaten Pringsewu dengan nilai yang cukup signifikan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, tokoh pemuda Pringsewu Handitya Narapati SZP juga memberikan bantuan kepada sejumlah kalangan dunia pertanian, perikanan dan kehutanan, yang penyerahannya dilakukan secara simbolis oleh Handitya Narapati didampingi Pj Bupati Pringsewu Helmi Machmud.

Terpisah, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu Sugesti Hendarto menambahkan Pemkab Pringsewu akan terus konsisten dan berupaya meningkatkan pembangunan di bidang pertanian, perikanan dan kehutanan, mengingat salah satu roda penggerak perekonomian di Kabupaten Pringsewu sebagian besar masih bertumpu di sektor pertanian tersebut. (*)

Pejabat Eselon III & IV Dilantik


Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pringsewu Zulkifli Maliki, mewakili Pj Bupati Pringsewu Helmi Machmud, Kamis (3/6) melantik dan mengambil sumpah para pejabat struktural eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Pringsewu.
Acara pelantikan yang bertempat di ruang rapat DPRD Pringsewu tersebut dihadiri para pejabat dan kepala satuan kerja (satker) Pemkab Pringsewu.

Mereka yang dilantik tersebut terdiri dari 5 pejabat eselon III dan 9 pejabat eselon IV, yaitu masing-masing Maliyan Ayub, SE, MM sebagai Sekretaris Inspektorat Kabupaten Pringsewu, Turizal, SE (Inspektur Pembantu Wilayah II), Drs.Syamsir Azhar (Kabid Ekonomi Bappeda), Dra.Nur Kuncara Ningsih (Kabid Partisipasi Masyarakat BKBPP), Masjidah, SE, MM (Kabid Penerimaan dan Pengendalian Dispenda), Raswan (Kasi Pemerintahan Kecamatan Ambarawa), Husniyati (Kasi Agribisnis dan Pelayanan Usaha Dinas Peternakan dan Perikanan), M.Yusran Syarfani, SP (Kasi Perparkiran Dishubkominfo), Hasan Basri, SH (Kasubbag Umum dan Kepegawaian Inspektorat), Zaeri, SH, M.KM (Kasi Rehabilitasi Sosial Dissosnakertrans), Iwan Novriza, SE, MM (Kasubbag Monev dan Pengolahan Data Bagian Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Pringsewu), Tohran (Kasubbag Keuangan BKBPP), Nortiana Sinaga, S.IP, M.SI (Kasubbag Penjenjangan Pegawai BKD), serta Linda Emilda, SE (Kasi Pemerintahan Kelurahan Pringsewu Utara).

Pj Bupati Pringsewu Helmi Machmud dalam kata sambutan yang dibacakan Sekkab Pringsewu Zulkifli Maliki mengatakan, dalam suatu organisasi, penataan pegawai dengan cara rolling, mutasi, promosi, atau bahkan pemberlakuakn non-job, lazim diperlukan guna memberikan penyegaran, agar kinerja organisasi dan SDM dapat terus ditingkatkan.

“Semua itu tentunya dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja pegawai, diantaranya meliputi disiplin, kinerja, kompetensi, komitmen, integritas, loyalitas, moralitas, tanggung jawab, serta kebutuhan organisasi itu sendiri,” katanya.

Kepada pejabat yang dilantik, Pj Bupati Helmi Machmud mengharapkan adanya perbaikan kinerja dan perkuatan pada organisasi satuan kerja masing-masing.

“Setiap aparatur hendaknya menyadari bahwa keberhasilan dalam mencapai tujuan yang diinginkan tidak terlepas dari dukungan, bantuan dan peran berbagai pihak. Karenanya, jalinlah silaturahmi dan koordinasi yang baik dengan semua pihak, sehingga pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat dapat lebih optimal,” ujarnya. (*)

Pos Polisi Pasar Induk Diresmikan


Pos Polisi Pasar Induk Pringsewu diresmikan penggunaannya oleh Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu Helmi Machmud yang diwakili oleh Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pringsewu Dirmansyah, Kamis (3/6), dihadiri Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pringsewu Zulkifli Maliki, jajaran Pemkab Pringsewu dan Polres Tanggamus, serta tokoh masyarakat Pringsewu.

Pj Bupati Pringsewu Helmi Machmud dalam sambutan yang dibacakan Kadis Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Dirmansyah meminta Pos Polisi Pasar Induk Pringsewu dapat dipergunakan secara maksimal guna memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat, sehingga masyarakat tidak khawatir atau takut dalam menjalankan aktivitasnya, dan para pelaku usaha tidak perlu ragu untuk membuka usahanya selama 24 jam.

“Pemkab Pringsewu akan terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, dan bagi para penghuni Pasar Induk Pringsewu agar memiliki kesadaran yang tinggi dalam menjaga keamanan bersama, karena keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan saja, tetapi tanggung jawab semua warga masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, ketua panitia pembangunan Pos Polisi Pasar Induk Pringsewu Irwan Chaniago dalam laporannya mengatakan pembangunan pos polisi tersebut menghabiskan dana sebesar RP.39,26 juta, yang berasal dari hasil swadaya masyarakat sebesar Rp.12,26 juta, serta bantuan Pemkab Pringsewu sebesar Rp.27 juta.

“Dengan adanya Pos Polisi ini, masyarakat berharap keamanan pasar ini lebih terjamin dan kondusif,” kata Irwan Chan.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Pringsewu juga memberikan penghargaan kepada para donatur yang juga telah turut membantu pembangunan pos polisi tersebut, diantaranya Bambang Waluyo Utomo, Irwan Chaniago, dan Indra Samsianto. (*)