Jumat, 04 Juni 2010

Pekan Keselamatan Transportasi Jalan & Green School Dicanangkan





Transportasi jalan hingga kini masih menghadapi tantangan yang tidak ringan, dimana berdasarkan data di Kepolisian Negara Republik Indonesia tahun 2007 menyebutkan bahwa korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Indonesia mencapai 16.548 jiwa, dengan total kerugian sebesar Rp. 103.29 Milyar.

Data ini menunjukkan bahwa keselamatan transportasi jalan bukan lagi merupakan masalah yang biasa, melainkan sebuah perkara penting yang harus segera diatasi.
Hal tersebut dikatakan Penjabat Bupati Pringsewu Helmi Machmud saat menghadiri pencanangan Pekan Nasional Keselamatan Transportasi Jalan dan sekaligus pencanangan Green School dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia di halaman SMA Negeri 1 Pringsewu, Jumat (4/6), yang juga dihadiri Sekretaris Kabupaten Pringsewu Zulkifli Maliki dan jajaran Pemkab Pringsewu, Ketua Dewan Pendidikan Pringsewu Wanawir, sejumlah anggota DPRD Pringsewu, jajaran Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, serta jajaran Polres Tanggamus.

Dikatakan bupati, dengan adanya pencanangan Pekan Nasional Keselamatan Transportasi Jalan yang untuk pertama kalinya dicanangkan oleh Presiden RI di Taman Mini Indonesia Indah pada tanggal 23 April 2007 lalu, yang merupakan wujud kepedulian, dukungan, kerja keras serta sinergi positif dari kita semua untuk mencapai target penurunan angka kecelakaan transportasi jalan, diharapkan semua pihak menyadari bahwa keselamatan dalam bertransportasi adalah tanggung jawab kita bersama.

“ Sebagai pengguna jalan, kita memiliki tanggung jawab atas keselamatan kita sendiri dan pengguna jalan lainnya saat bertransportasi,” katanya.

Pekan Keselamatan Transportasi Jalan Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2010, kata bupati, penyelengaraannya akan dipusatkan di Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Pesawaran, dan Kabupaten Pringsewu, yang akan diisi dengan kegiatan-kegiatan seperti operasi simpatik, sosialisasi dan penyuluhan keselamatan tertib berlalu lintas, baik di media massa maupun sekolah mulai dari Taman Kanak-Kanak hingga Sekolah Menengah Atas, serta pemberian bantuan peralatan lalu –lintas, seperti Hand Stop, Traffic Count, Rambu Portable, Helm Standard Anak, Helm Standard Dewasa, dan Kotak P3K.

“Seluruh kegiatan dan bantuan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Pringsewu,” harapnya.
Terkait Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang pada tahun ini mengangkat tema ‘Many Species, One Planet, One Future’, yang berarti jutaan orang dan jutaan spesies berbagi bersama dalam satu planet yang sama, dan hanya dengan bersama-sama, semua bisa menikmati masa depan yang lebih aman dan lebih makmur.

“Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini tentunya bukan hanya seremonial belaka, tetapi lebih ditujukan guna merangsang kesadaran kita semua akan pentingnya kelestarian lingkungan hidup. Karena dunia tanpa keanekaragaman hayati adalah prospek yang amat suram,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Pj Bupati Pringsewu Helmi Machmud juga melakukan penanaman pohon penghijauan di halaman SMA Negeri 1 Pringsewu, serta dibagikan tong sampah dan bibit pohon penghijauan kepada sejumlah sekolah dari Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kabupaten Pringsewu, serta rambu-rambu lalu lintas portable dari Dinas Perhubungan Provinsi Lampung melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Pringsewu, sekaligus pelepasan para siswa berprestasi yang akan mengikuti sejumlah even baik tingkat nasional maupun internasional, diantaranya Irfan Haris, pelajar SMA Negeri 1 Pringsewu yang akan mewakili Indonesia dalam Olimpiade Sains di Korea Selatan.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Pringsewu Syamsir Kasim mengatakan sekolah yang dipimpinnya tersebut merupakan salah satu sekolah tertua di Pringsewu, dimana hingga kini sudah banyak alumni sekolah ini yang telah sukses baik di tingkat provinsi maupun nasional, diantaranya Kepala BKKBN Pusat Dr.H.Sugiri Syarif, MPA, Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof.Dr.Ir.H.Sugeng P.haryanto, M.Sc, mantan Rektor Unila Prof.Dr.Ir.H.Muhajir Utomo, M.Sc, serta masih banyak tokoh-tokoh penting lainnya yang berasal dari SMAN 1 Pringsewu.

“Sehingga tidak berlebihan bila SMA Negeri 1 Pringsewu memiliki slogan Sekolahnya Para Juara,” ujarnya. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar