Selasa, 01 Juni 2010

Hari Ini Gemahripah Dinilai Tim Lomba Desa Provinsi

Hari ini (2/6), Pekon Gemahripah, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu akan dikunjungi oleh tim penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung.
Pekon Gemahripah akan mewakili Kabupaten Pringsewu bersaing dengan 14 desa/kelurahan lainnya dari 14 kabupaten/kota se Provinsi Lampung.

Terkait persiapan dalam rangka penilaian desa tersebut oleh tim penilai Provinsi Lampung, Penjabat Bupati Pringsewu Helmi Machmud, kemarin (1/6) melakukan peninjauan ke Pekon Gemahripah bersama Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pringsewu Zulkifli Maliki, serta para pejabat Pemkab Pringsewu.

Kunjungan kerja ini, dalam rangka mengevaluasi sekaligus memantau kesiapan dan persiapan terakhir desa tersebut untuk mewakili Kabupaten Pringsewu dalam ajang tersebut.

Pj Bupati Pringsewu Helmi Machmud dalam kesempatan tersebut berharap agar berbagai langkah persiapan menghadapi Lomba Desa tersebut dapat dilakukan semaksimal mungkin.

Kabag Humas dan Protokol Setdakab Pringsewu Drs.Sugesti Hendarto mengatakan, Pekon Gemahripah, Kecamatan Pagelaran berhasil terpilih menjadi wakil Kabupaten Pringsewu dalam Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung, setelah dilakukan penyeleksian terhadap seluruh desa dari 8 kecamatan se-Kabupaten Pringsewu beberapa waktu lalu.

“Dari hasil seleksi yang dilakukan Pemkab Pringsewu, Pekon Gemahripah berhasil mendapatkan peringkat terbaik dari 8 desa yang menjadi wakil masing-masing kecamatan, yang sebelumnya desa-desa tersebut juga diseleksi di tingkat kecamatan,” kata Sugesti.

Lebih lanjut dikatakan Sugesti Hendarto, dengan berbagai persiapan yang dilakukan mudah-mudahan Pekon Gemaripah bisa mendapat predikat terbaik diantara desa-desa lainnya di Provinsi Lampung.

“Harapan kita, Pekon Gemahripah bisa keluar sebagai juara sehingga membawa harum nama Kabupaten Pringsewu,” harapnya.

Pekon Gemahripah merupakan salah satu pekon di Kecamatan Pagelaran dan salah satu dari 101 pekon dan kelurahan di Kabupaten Pringsewu.
Sejumlah potensi yang dimiliki desa di antaranya adalah potensi perikanan air tawar, tanaman hias, serta tanaman padi organik. (*).

Senin, 31 Mei 2010

Bupati Pringsewu Lantik 21 Pejabat Struktural



Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu Helmi Machmud, Senin (31/5) melantik dan mengambil sumpah 21 pejabat struktural eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu.

Para pejabat yang dilantik tersebut, terdiri dari 5 pejabat eselon II-B, 1 pejabat eselon III-A, 1 pejabat eselon III-B, serta 14 pejabat eselon IV-A.

Mereka yang dilantik, masing-masing adalah Zulkifli, SH, MH sebagai Inspektur Kabupaten Pringsewu, Drs.Bahagia Saputra, MM (Sekretaris DPRD), Ir.Achmad Alwi Siregar sebagai (Kadis Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM), Drs.Achmad Basyar AH, MM (Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB), Ir.Dirmansyah (Kadis Perhubungan, Komunikasi dan Informatika), Sukarman, S.Pd (Kepala Satpol.PP), M.Khotim, S.Pd (Kabid Perindustrian Disperindagkop UMKM), Kamarudin, SH (Kasi Pengendalian Operasional Dispenda), Sarjono (Kasi Pembangunan Kecamatan Pardasuka), Sudaryono (Kepala UPTD Pasar Pringsewu), Darmapala (Kasi Perlindungan Konsumen dan Pasar Disperindagkop UMKM), M.Fauzan Fuadi, S.IP (Kepala UPTD Pasar Gadingrejo), M.Fadillah, SE (Kepala UPTD Pasar Pagelaran), Tukiyat (Kepala UPTD Pasar Sukoharjo), Eko Hariyanto (Kepala UPTD Pasar Pardasuka), A.Rahman, S.Sos (Kasubbag Keuangan Disperindagkop UMKM), Drs.Hidayat Mahmudin (Kasi Monitoring dan Pengembangan Industri Disperindagkop UMKM), Koma Yakub, S.Sos (Kasubbag Perencanaan Disperindagkop UMKM), Alex Iskandar, SH (Kasi Pendaftaran Perusahaan dan Bimbingan Usaha Disperindagkop UMKM), Sahrin, SH (Kasubbag Pembinaan BKD), serta Junaidi MS, SE (Kasubbag Perencanaan Dispenda).

Acara pelantikan di aula DPRD Pringsewu tersebut dihadiri Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Zulkifli Maliki, serta para kepala satuan kerja (satker) di lingkup Pemkab Pringsewu.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Pringsewu Helmi Machmud mengatakan, pelantikan pejabat struktural tersebut merupakan bagian dari upaya penyegaran serta peningkatan kinerja, sehingga hendaknya dimaknai dari sudut kepentingan organisasi dan masyarakat, bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu.

Dalam menentukan jabatan bagi setiap pegawai, lanjut bupati, selalu dilakukan melalui evaluasi pegawai, yang antara lain meliputi kapasitas, kompetensi, integritas, loyalitas, moralitas, tanggungjawab, pendidikan dan pelatihan, nilai pengabdian dan komitmen terhadap tugas, serta kebutuhan organisasi.

”Harapannya tentu saja agar roda pembangunan di Kabupaten Pringsewu dapat berjalan secara lebih optimal. Dengan demikian tidak pada tempatnya, apabila kemudian muncul prasangka-prasangka yang bermuatan berbagai kepentingan terhadap pelaksanaan mutasi dan pelantikan seperti yang dilakukan ini,” tambahnya.

Kabag Humas dan Protokol Setkab Pringsewu Drs.Sugesti Hendarto menambahkan mengatakan pelantikan dan mutasi jajaran personil dalam instansi pemerintah adalah bagian dari kehidupan organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, serta merupakan bagian dari pola pembinaan karier pegawai. (*)

Rapat Koordinasi Penataan Ruang Daerah

Rapat Koordinasi Penataan Ruang Daerah Pringsewu
PRINGSEWU – Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPRD) Kabupaten Pringsewu menggelar rapat dengan sejumlah satuan kerja (satker) di aula RSUD Pringsewu, Senin (31/5), dibuka Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pringsewu Zulkifli Maliki.

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pringsewu Hasan Basri mengatakan tujuan rapat koordinasi tersebut untuk menyatukan pemahaman terkait penataan ruang daerah Kabupaten Pringsewu.

"Diharapkan pengembangan kawasan prioritas di Kabupaten Pringsewu yang meliputi kawasan lindung, budidaya, strategis, dan kawasan perbatasan dapat tercipta secara terpadu, disamping terkoordinasinya kebijakan tata ruang secara menyeluruh sehingga nantinya dapat tersusun sebuah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Pringsewu," kata Hasan Basri.

Endah Wahyuni dari Bappeda Provinsi Lampung menjelaskan dalam penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) harus dilakukan secara terpadu dengan bersinergi dengan lingkungan, dengan memperhitungkan faktor kondisi alam, dengan mengacu kepada RTRW Provinsi dan Nasional.

"Sesuai Perda Provinsi Lampung No.1/2010 tentang RTRW Provinsi Lampung, Pringsewu merupakan salah satu Pusat Kegiatan Wilayah promosi (PKWp) sebagai Pusat Kegiatan Lokal yang direkomendasikan oleh provinsi dalam 5 tahun kedepan menjadi PKW," jelasnya. (*)