Sabtu, 31 Juli 2010

BRI Diminta Permudah Masyarakat



Sebagai pembina berbagai sentra industri kecil dan rumah tangga yang sebagian besar berada di perdesaan, BRI Cabang Pringsewu diharapkan dapat ikut mengentaskan ekonomi rakyat yang sebagian besar tinggal di perdesaan.

“Masyarakat hendaknya dipermudah dalam mendapatkan pinjaman kredit maupun bentuk-bentuk pelayanan perbankan lainnya,” pinta Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pringsewu Drs.H.Zulkifli Maliki, mewakili Pj Bupati Pringsewu saat membuka pesta rakyat Simpedes BRI Cabang Pringsewu di Lapangan Kuncup Pringsewu Barat, Sabtu (31/7).

BRI sebagai bank milik pemerintah yang menduduki peringkat pertama, kata Zulkifli Maliki, melalui salah satu produk unggulannya berupa Simpedes, diharapkan dapat mengemban fungsinya dengan baik dan konsisten, apalagi BRI Cabang Pringsewu memiliki wilayah kerja yang cukup luas yang mencakup 2 kabupaten, yaitu Pringsewu dan Tanggamus, sehingga peluang-peluang tersebut dapat pula dimanfaatkan dengan baik dalam upayanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Satu kebanggaan bagi kita sebagai bangsa, bahwasanya sistem ekonomi kerakyatan kita yang berbasis kebersamaan dalam wadah koperasi, ternyata telah menarik perhatian dari sejumlah negara berkembang, bahkan mereka juga banyak belajar dan mengadopsi dari negara kita, khususnya dalam rangka pengentasan ekonomi perdesaan,” ujarnya

Dikatakan Sekkab, Pesta Rakyat Simpedes merupakan salah satu kegiatan yang strategis dalam rangka menjalin komunikasi, baik antara pihak perbankan dengan nasabah, maupun antara pihak produsen dengan konsumen, sehingga pada gilirannya mampu meningkatkan gairah ekonomi dan usaha.

“Terlebih lagi di Kabupaten Pringsewu yang memang memiliki prospek bisnis yang cukup menjanjikan,” katanya.

Dalam acara Pesta Rakyat Simpedes BRI Pringsewu 2010 yang digelar selama 2 hari, yang diakhiri dengan penarikan undian Simpedes, Pimpinan BRI Cabang Pringsewu Hutabarat mengungkapkan BRI Cabang Pringsewu akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, diantaranya dengan membuka Teras BRI di Kecamatan Talangpadang dan Gisting.

“Selain itu juga akan dibuka BRI Cabang Pembantu di Kecamatan Kotaagung,” ungkapnya. (*)

Kamis, 29 Juli 2010

Rapemda Pringsewu Sebarkan Informasi Pembangunan


Sebagai upaya untuk menyebar luaskan informasi kegiatan kepala daerah dan kegiatan pemerintahan, maupun informasi pembangunan di Kabupaten Pringsewu, Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Pringsewu menyelenggarakan siaran radio daerah.


Menurut Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Setdakab Pringsewu Drs.Sugesti Hendarto, radio yang diberi nama Radio Siaran Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu atau dikenal sebagai Rapemda 107 FM, untuk sementara melakukan siaran dari jam 7 pagi, hingga jam 5 sore di setiap hari kerja, dengan lokasi studio berada di salah satu ruangan Bagian Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu di Jalan Jenderal Sudirman No.1 Pringsewu.

“Rapemda memang dikelola oleh jajaran Bagian Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu, dengan tenaga penyiar dari sejumlah staf Bagian Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu. Diantaranya ada juga yang sebelumnya berpengalaman selama bertahun-tahun di radio siaran,” katanya.

Dikatakan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu, Rapemda FM Pringsewu mempunyai visi ‘Menjadi media penyebaran informasi pemerintahan maupun pembangunan di Kabupaten Pringsewu’, dengan beberapa misi diantaranya untuk menyebarkan informasi pembangunan kepada masyarakat, mencerdaskan masyarakat dengan siaran yang mendidik dan informatif, meningkatkan kecintaan terhadap budaya daerah dengan siaran bercorak etnik,disamping memberikan pemahaman kepada masyarakat akan program-program yang telah, sedang, maupun akan dijalankan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu

“Yang jelas Rapemda Kabupaten Pringsewu memberikan hiburan yang murah namun bermanfaat. Dan, Alhamdulillah, respon masyarakat sangat bagus, terbukti dengan banyaknya telepon dan SMS yang masuk ke studio,” ujarnya.

Sejumlah program unggulan yang dikemas Rapemda FM Pringsewu, lanjut Sugesti, diantaranya adalah Spirit Jejama Secancanan, Linmas (Lagu Indah Masa Silam), Rapel Dangdut (Rapemda Lagu-lagu Dangdut), dan juga siaran daerah Lampung yang terkemas dalam acara Ngandan Puakhi, dan sejumlah acara lainnya, dengan komposisi lagu Pop Indonesia (60 %), Barat (10 %), Dangdut (10 %), dan etnik (20 %). (*)


Rabu, 28 Juli 2010

Bupati Hadiri Wisuda STKIP & STIE Pringsewu


Sarjana Diharapkan Dapat Ciptakan Lapangan Kerja

Di era globalisasi sekarang ini, jumlah kelulusan yang dihasilkan oleh Perguruan Tinggi, baik Negeri maupun Swasta, jauh melampaui peluang kerja yang tersedia. Kondisi ini menyebabkan membengkaknya angka pengangguran di negara kita.
Namun demikian, kita tidak boleh menyerah dengan situasi dan kondisi seperti ini, dengan terus berjuang dan bersaing untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.
Hal tersebut dikatakan Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu Helmi Machmud saat menghadiri acara wisuda mahasiswa STKIP dan STIE Muhammadiyah Pringsewu di kampus tersebut, Rabu (28/7).

Dikatakan Pj Bupati, para mahasiswa yang telah diwisuda tersebut diharapkan dapat mengatasi masalah pengangguran yang menimpa bangsa ini dengan menciptakan lapangan pekerjaan bagi mereka yang membutuhkannya.
“Identifikasi kekuatan dan kelemahan diri saudara sendiri, sekaligus lakukan analisis berbagai faktor eksternal yang berpengaruh kuat terhadap kehidupan saudara, kemudian berdayakan diri dengan menggali kemampuan dan bakat diri,” katanya.

Dengan gelar akademik, lanjut bupati, kita memiliki kesempatan lebih banyak untuk berkiprah, meniti karir dan menatap masa depan yang lebih baik serta berperan aktif dalam membangun bangsa dan Negara.
“Dengan kondisi negara kita yang masih belum pulih dari keterpurukan adalah peluang besar bagi kita untuk bersama-sama membangun kembali citra bangsa ini, tidak dengan suara-suara keras atau dengan perlawanan fisik, melainkan dengan sumbangan pemikiran dan pekerjaan yang kongkret bagi bangsa ini. Masyarakat menunggu peran dari para sarjana untuk mampu mengatasi masalah kemasyarakatan dengan tindakan nyata,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kopertis Wilayah II Palembang Dr.Dyah Natalisa, MBA dalam kesempatan tersebut mengungkapkan, sedikitnya ada 207 perguruan tinggi swasta (PTS) yang tergabung dalam Kopertis Wilayah II Palembang, yang tersebar di Provinsi Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi, dan Kepulauan Bangka Belitung.
“Sedangkan di Provinsi lampung sendiri terdapat 72 perguruan tinggi swasta yang tergabung di Kopertis Wilayah II Palembang,” ungkapnya.
Hadir dalam acara wisuda STKIP dan STIE Muhammadiyah Pringsewu, sejumlah pejabat Pemkab Pringsewu, anggota DPRD Pringsewu, Ketua Wilayah Muhammadiyah Lampung, sejumlah pengurus cabang Muhammadiyah kabupaten dan kota, serta ratusan undangan lainnya. (*/humas/anton)