Jumat, 25 Juni 2010

Pejabat Harus Berjiwa Leadership


Jabatan sesungguhnya adalah sebuah amanah dan kepercayaan yang diberikan, bukan hanya dari atasan dan pemerintah daerah, namun jabatan juga merupakan amanah dan kepercayaan dari masyarakat. Dan lebih dari itu jabatan merupakan amanah dari Allah SWT, yang kelak akan dipertanggungjawabkan kepada-Nya.

Demikian dikatakan Sekdakab Pringsewu Zulkifli Maliki membacakan sambutan tertulis Pj Bupati Pringsewu Helmi Machmud saat melantik 6 pejabat struktural eselon III dan 3 pejabat struktural eselon IV di lingkungan Pemkab Pringsewu di aula RSUD Pringsewu, Jumat (25/6).

Dikatakannya, pejabat struktural eselon III dan IV merupakan pejabat operasional yang berarti harus menguasai secara teknis bidang yang dipimpinnya, untuk itu bagi para pejabat bersangkutan harus segera mempelajari dan menghayati amanah yang telah diberikan.

“Seorang pejabat harus memiliki jiwa leadership, profesional, mengetahui tugas dan fungsinya, menciptakan kondisi kerja yang nyaman, serta yang terpenting adalah mempunyai loyalitas tinggi kepada atasan dengan tidak mengutamakan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu, melainkan selalu berpihak pada kepentingan rakyat, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, dalam menjalankan tugas dan kewajiban agar selalu berada pada koridor perundang-undangan yang berlaku, serta berdisiplin, dengan selalu mengambil posisi sebagai aparatur pemerintah yang memiliki integritas dan tanggap terhadap pelayanan kepada masyarakat, sehingga dapat tercipta pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

Terkait dengan telah dilantiknya anggota DPRD Pringsewu, Pj Bupati melalui Sekdakab meminta para pejabat mampu mengembangkan kerjasama dengan segenap jajaran DPRD, karena pemerintah daerah dan DPRD adalah unsur penyelenggara pemerintahan di daerah yang tidak dapat dipisahkan.

“Artinya hubungan kemitraan eksekutif dan legislatif harus selalu sejalan demi terciptanya masyarakat yang adil dan makmur. Dengan demikian rencana-rencana pembangunan untuk mensejahterakan masyarakat dapat tercapai,” pintanya.

Adapun para pejabat struktural yang dilantik tersebut, masing-masing adalah Dies Natalis, SH sebagai Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Pekon, Bajuri, SH (Sekretaris Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan), Renvil, SH (Kabag Hukum dan Organisasi Setda), Asmanah, SH (Kabag TU RSUD Pringsewu), Resmansyah SY, SE (Kabid Koperasi dan UMKM Disperindagkop UMKM), Ir.Ruskan Efendi (Kabid Fisik Prasarana Bappeda), kemudian di jajaran eselon IV, masing-masing adalah Drs.Suwarto Ardiyanto (Kasi Teknik Prasarana Dishub Kominfo), Hazairin Darmawansyah, S.Sos (Kasi Pengendalian dan Pelaporan Kependudukan Disdukcapil), serta Abu Husen (Kasi Pelayanan Administrasi Kependudukan Disdukcapil). (*)

Rabu, 23 Juni 2010

Anggota DPRD Kabupaten Pringsewu Dilantik



Kabupaten Pringsewu memasuki babak baru dalam sejarah perjalanannya sebagai sebuah daerah otonom.

Hal tersebut ditandai dengan dimilikinya lembaga parlemen (lembaga legislatif) di daerah yang memiliki julukan ‘Bumi Jejama Secancanan’ tersebut, yang akan bersama-sama Pemerintah Kabupaten Pringsewu (lembaga eksekutif) ) membangun daerah seluas 625 km2 yang berpenduduk 368.318 jiwa lebih, yang tersebar di 8 kecamatan, 96 pekon (desa) dan 5 kelurahan tersebut.

Kamis (24/6), bertempat di ruang rapat utama DPRD Kabupaten Pringsewu, sebanyak 34 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pringsewu dilantik dan diambil sumpah oleh Ketua Pengadilan Negeri Kotaagung Hastopo, yang juga dihadiri oleh Gubernur Provinsi Lampung Sjachroedin ZP yang diwakili Sekretaris Provinsi Lampung Irham Jafar Lan Putra.

Berbagai persiapan sebelumnya juga telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu sejak jauh-jauh hari sebelumnya menyambut terbentuknya DPRD Pringsewu ini. Bahkan jauh sebelum itu, berbagai sarana maupun prasarana serta fasilitas pendukung lainnya juga telah disiapkan oleh Pemkab Pringsewu dibawah pimpinan Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu Helmi Machmud.

Diantaranya adalah gedung dan kantor sekretariat DPRD Kabupaten Pringsewu yang cukup representatif, berikut personil dan perlengkapan pendukungnya, yang nantinya dapat digunakan oleh para anggota dewan tersebut.

Hadir dalam acara pelantikan anggota dewan tersebut, jajaran Pemprov Lampung, Pemkab Pringsewu, Wakil Bupati Tanggamus KH.Sujadi Saddad, Kapolres Tanggamus AKBP Deny Pudjianto, Dandim 0424 Tanggamus Letkol Parada Siringo-ringo serta jajaran Fokorpimda Tanggamus lainnya, kemudian Ketua DPRD Tanggamus Alhajar Syahyan, Ketua DPRD Pesawaran Toto Sumirat, serta ratusan elemen masyarakat Pringsewu lainnya.

Anggota DPRD Kabupaten Pringsewu yang dilantik tersebut, 17 orang berasal dari anggota DPRD Kabupaten Tanggamus (daerah induk) yang berasal dari sejumlah Daerah Pemilihan (Dapil) Tanggamus yang masuk wilayah Kabupaten Pringsewu, yakni Dapil III meliputi Kecamatan Pringsewu, Pagelaran, dan Ambarawa, Dapil IV meliputi Kecamatan Pardasuka, serta Dapil V meliputi Kecamatan Gadingrejo, Sukoharjo, Adiluwih, dan Banyumas, yang sekarang menjadi Dapil I, II, dan III Kabupaten Pringsewu, ditambah 17 calon anggota DPRD Pringsewu yang diambil berdasarkan hasil perolehan suara partai politik di wilayah yang masuk Kabupaten Pringsewu pada Pemilu 2009 lalu.

Para anggota DPRD Kabupaten Pringsewu periode 2009-2014 yang dilantik tersebut, masing-masing adalah : Sunarto (Dapil I, Hanura ), Sasmiati (Dapil I, PKPB), H.Heri Proletari Dwi Kartika AZ (Dapil I, Gerindra), Zunianto, S.Pd (Dapil I, PKS), Irwan (Dapil I, PAN), H.Mailan Bastari, S.Pd (Dapil I, PAN), Hj.Mastuah (Dapil I, PKB), Johan Arifin (Dapil I, PPP), Drs.FX Siman (Dapil I, Golkar), Asita Nurgaya (Dapil I, Golkar), Sudewi, SE (Dapil I, PDIP), H.Suyono (Dapil I, PDIP), Drs.Syafruddin M (Dapil I, PD), Ir.Joni Sopuan (Dapil I, PD), Taufik Qurohim, S.Ag (Dapil I, PKNU), Syuhairi Amin (Dapil II, Hanura), Burnani, S.Pd (Dapil II, PDK), Najaruddin, SE (Dapil II, PKNU), Suwono, S.Pd.I (Dapil III, PDIP), Hj.Karsiyem (Dapil III, PDIP), Ilyasa (Dapil III, PDIP), Stiyono, SH (Dapil III, PAN), Siswati, S.Sos (Dapil III, PAN), H.Ponidi (Dapil III, Golkar), Herman (Dapil III, Golkar), Taufiqurrahman, SE, MM (Dapil III, PD), Nurul Ekhwan (Dapil III, PD), Zulmar (Dapil III, PKS), Mohammad Rohim (Dapil III, PKNU), Amproni, SE (Dapil III, Gerindra), Sutarmi (Dapil III, PPP), Hj.Tumilah (Dapil III, PKPI), Suripto, ST (Dapil III, Hanura), dan Sahidin (Dapil III, PKPB).

Pada kesempatan tersebut juga terpilih sebagai Ketua Sementara DPRD Pringsewu Ilyasa (dari PDIP) dan Wakil Ketua Drs.FX Siman (Golkar).

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu Drs.Sugesti Hendarto mengatakan, pelantikan ke-34 anggota DPRD Pringsewu tersebut berdasarkan Keputusan Gubernur Provinsi Lampung No.G/401/B.II/HK/2010 Tentang Peresmian Pengangkatan Anggota DPRD Kabupaten Pringsewu tertanggal 9 Juni 2010.

“Mereka secara resmi menjadi anggota DPRD Kabupaten Pringsewu sejak terhitung mulai tanggal pengucapan sumpah/janji, dan akan berakhir bersamaan dengan masa jabatan anggota DPRD Kabupaten Tanggamus (daerah induk, red) hasil Pemilu 2009 lalu,” kata Sugesti. (*)

Tim Satgas Gardunak Buka Pelayanan Di Pagelaran


Orientasi pembangunan peternakan kedepan diharapkan dapat mewujudkan pencapaian program swasembada daging yang berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan para peternak.
Sejalan dengan orientasi dan tantangan kedepan tersebut, Pemkab Pringsewu berupaya keras untuk mewujudkan peningkatan produktivitas peternakan, nilai tambah, daya saing dan pemasaran produk peternakan, serta peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat peternakan.

Demikian dikatakan Pj Bupati Pringsewu Helmi Machmud, saat membuka kegiatan pelayanan Tim Satuan Tugas Gerakan Terpadu Peningkatan Kualitas Pelayanan Peternakan dan Kesehatan Hewan (Gardunak) di Pekon Pasirukir, Kecamatan Pagelaran, Pringsewu, Rabu (23/6).

“Pemkab Pringsewu pada tahun anggaran 2010 akan melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan peternakan, baik yang didanai APBD Kabupaten, Provinsi, maupun APBN, diantaranya bantuan pengembangan pembibitan sapi, pembukaan Unit Lokasi Inseminasi Buatan (ULIB) baru, pemberdayaan dan pengembangan usaha agribisnis peternakan, serta program pencegahan dan penanggulangan penyakit ternak,” kata bupati.
Diungkapkan bupati, hingga saat ini sektor peternakan merupakan salah satu tulang punggung pembangunan di Kabupaten Pringsewu.

“Berdasarkan data yang ada, sebaran populasi ternak sapi di Kabupaten Pringsewu sebanyak 9.493 ekor pada tahun 2009 lalu. Potensi ini dapat mendukung program swasembada daging sapi pada 2014 mendatang secara nasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Kadis Perikanan dan Peternakan Kabupaten Pringsewu Dudi Mashardi mengatakan, beberapa kegiatan dalam Program Gerakan Terpadu Peningkatan Kualitas Pelayanan Peternakan dan Kesehatan Hewan (Gardunak) diantaranya adalah pelayanan IB dan kesehatan hewan, pengelolaan pakan dan pupuk organic, pemeriksaan gangguan reproduksi, serta penyuluhan dan sosialisasi, serta sertifikasi bibit ternak sapi potong.

“Tujuan kegiatan tersebut adalah guna menekan kematian pedet (anak sapi, red) dan induk dengan memberikan pelayanan kesehatan hewan, mendorong pertumbuhan populasi ternak dengan layanan IB terpadu, meningkatkan keterampilan peternak dalam usaha pemeliharaan ternak serta pemanfaatan hasil ternak, guna meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan peternak,” kata Dudi.

Di Kabupaten Pringsewu, lanjut Dudi, terdapat 4 kelompok penerima bantuan Gardunak yaitu masing-masing Kelompok Puji Sutrisno Pekon Pagelaran, Sri Rejeki Pekon Pasirukir, Kecamatan Pagelaran, Rejo Mukti Pekon Pandansari, Kecamatan Sukoharjo, dan Bina Tani Pekon Yogyakarta, Kecamatan Gadingrejo.

“Pada tanggal 31 Mei 2010 lalu, tiga diantaranya yakni Kelompok Tani Puji Sutrisno, Sri Rejeki, dan Rejo Mukti telah dinilai oleh tim penilai Gardunak Provinsi Lampung, dan diharapkan ketiganya meraih juara,” harapnya.

Bahkan, ungkapnya pula, beberapa waktu lalu, Kabupaten Pringsewu berhasil meraih Juara Pertama dalam Lomba Kelompok Ternak Berprestasi tingkat Provinsi Lampung untuk Komoditas Ternak Itik, yaitu Kelompok Tani (Poktan) Rukun Utama II dari Pekon Bulukarto Kecamatan Gadingrejo, kemudian Juara II untuk komoditas Ternak Sapi yaitu Poktan Bina Tani Pekon Yogyakarta, Kecamatan Gadingrejo, serta Juara III komoditas Ternak Kambing yang diraih Poktan Sido Rukun Pekon Banyuwangi, Kecamatan Banyumas.
Dalam pada itu, Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung Santoso Adhi memaparkan visi pembangunan peternakan Lampung, yaitu menjadikan Lampung sebagai Lumbung Ternak yang tangguh dan mandiri.

“Lampung memiliki potensi sumber daya yang sangat besar untuk pengembangan ternak sapi potong, karena memiliki lahan luas, pakan berlimpah, peternak yang terampil, serta didukung sejumlah perusahaan budidaya sapi yang sudah berkembang, selain keunggulan komperatif peluang pasar regional yang sangat besar,” paparnya.
Berdasarkan analisis teknis, sambung Santoso Adhi, Lampung mampu menampung ternak sapi sampai 1,4 juta ekor, sementara yang terisi hingga 2009 baru mencapai 456.482 ekor (33 %).

“Sesuai Surat Direktur Budidaya Ternak Ruminansia No.185/PD.410/73/04.07 tertanggal 24 April 2007 perihal P2SDS 2010 yang dicanangkan di Provinsi Nusa Tenggara Barat 9 September 2007 lalu, telah ditetapkan bahwa Provinsi Lampung sebagai Sentra Utama dan Pengembangan Sapi Potong dengan klasifikasi Daerah Campuran IB dan Kawin Alam, dimana tindak lanjutnya telah terkemas dalam kegiatan Gerakan Terpadu Peningkatan Kualitas Pelayanan Peternakan dan Kesehatan Hewan (Gardu Peternakan),” pungkasnya.

Dalam kegiatan Gardunak yang dihadiri jajaran satker Pemkab Pringsewu, para camat, serta kepala pekon dan para peternak di Kecamatan Pagelaran tersebut, Pj Bupati Pringsewu Helmi Machmud didampingi Kabid Sarana Prasarana Disnakkeswan Provinsi Lampung Santoso Adhi, dan sejumlah kepala satker menyaksikan dari dekat berbagai kegiatan yang dilakukan tim Gardunak tersebut. (*)