Kamis, 03 Juni 2010

Pejabat Eselon III & IV Dilantik


Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pringsewu Zulkifli Maliki, mewakili Pj Bupati Pringsewu Helmi Machmud, Kamis (3/6) melantik dan mengambil sumpah para pejabat struktural eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Pringsewu.
Acara pelantikan yang bertempat di ruang rapat DPRD Pringsewu tersebut dihadiri para pejabat dan kepala satuan kerja (satker) Pemkab Pringsewu.

Mereka yang dilantik tersebut terdiri dari 5 pejabat eselon III dan 9 pejabat eselon IV, yaitu masing-masing Maliyan Ayub, SE, MM sebagai Sekretaris Inspektorat Kabupaten Pringsewu, Turizal, SE (Inspektur Pembantu Wilayah II), Drs.Syamsir Azhar (Kabid Ekonomi Bappeda), Dra.Nur Kuncara Ningsih (Kabid Partisipasi Masyarakat BKBPP), Masjidah, SE, MM (Kabid Penerimaan dan Pengendalian Dispenda), Raswan (Kasi Pemerintahan Kecamatan Ambarawa), Husniyati (Kasi Agribisnis dan Pelayanan Usaha Dinas Peternakan dan Perikanan), M.Yusran Syarfani, SP (Kasi Perparkiran Dishubkominfo), Hasan Basri, SH (Kasubbag Umum dan Kepegawaian Inspektorat), Zaeri, SH, M.KM (Kasi Rehabilitasi Sosial Dissosnakertrans), Iwan Novriza, SE, MM (Kasubbag Monev dan Pengolahan Data Bagian Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Pringsewu), Tohran (Kasubbag Keuangan BKBPP), Nortiana Sinaga, S.IP, M.SI (Kasubbag Penjenjangan Pegawai BKD), serta Linda Emilda, SE (Kasi Pemerintahan Kelurahan Pringsewu Utara).

Pj Bupati Pringsewu Helmi Machmud dalam kata sambutan yang dibacakan Sekkab Pringsewu Zulkifli Maliki mengatakan, dalam suatu organisasi, penataan pegawai dengan cara rolling, mutasi, promosi, atau bahkan pemberlakuakn non-job, lazim diperlukan guna memberikan penyegaran, agar kinerja organisasi dan SDM dapat terus ditingkatkan.

“Semua itu tentunya dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja pegawai, diantaranya meliputi disiplin, kinerja, kompetensi, komitmen, integritas, loyalitas, moralitas, tanggung jawab, serta kebutuhan organisasi itu sendiri,” katanya.

Kepada pejabat yang dilantik, Pj Bupati Helmi Machmud mengharapkan adanya perbaikan kinerja dan perkuatan pada organisasi satuan kerja masing-masing.

“Setiap aparatur hendaknya menyadari bahwa keberhasilan dalam mencapai tujuan yang diinginkan tidak terlepas dari dukungan, bantuan dan peran berbagai pihak. Karenanya, jalinlah silaturahmi dan koordinasi yang baik dengan semua pihak, sehingga pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat dapat lebih optimal,” ujarnya. (*)

Pos Polisi Pasar Induk Diresmikan


Pos Polisi Pasar Induk Pringsewu diresmikan penggunaannya oleh Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu Helmi Machmud yang diwakili oleh Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pringsewu Dirmansyah, Kamis (3/6), dihadiri Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pringsewu Zulkifli Maliki, jajaran Pemkab Pringsewu dan Polres Tanggamus, serta tokoh masyarakat Pringsewu.

Pj Bupati Pringsewu Helmi Machmud dalam sambutan yang dibacakan Kadis Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Dirmansyah meminta Pos Polisi Pasar Induk Pringsewu dapat dipergunakan secara maksimal guna memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat, sehingga masyarakat tidak khawatir atau takut dalam menjalankan aktivitasnya, dan para pelaku usaha tidak perlu ragu untuk membuka usahanya selama 24 jam.

“Pemkab Pringsewu akan terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, dan bagi para penghuni Pasar Induk Pringsewu agar memiliki kesadaran yang tinggi dalam menjaga keamanan bersama, karena keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan saja, tetapi tanggung jawab semua warga masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, ketua panitia pembangunan Pos Polisi Pasar Induk Pringsewu Irwan Chaniago dalam laporannya mengatakan pembangunan pos polisi tersebut menghabiskan dana sebesar RP.39,26 juta, yang berasal dari hasil swadaya masyarakat sebesar Rp.12,26 juta, serta bantuan Pemkab Pringsewu sebesar Rp.27 juta.

“Dengan adanya Pos Polisi ini, masyarakat berharap keamanan pasar ini lebih terjamin dan kondusif,” kata Irwan Chan.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Pringsewu juga memberikan penghargaan kepada para donatur yang juga telah turut membantu pembangunan pos polisi tersebut, diantaranya Bambang Waluyo Utomo, Irwan Chaniago, dan Indra Samsianto. (*)

Rabu, 02 Juni 2010

Gemahripah Dinilai Tim Lomba Desa Provinsi






Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung, Rabu (2/6) mengunjungi Pekon Gemahripah, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu.

Tim yang terdiri dari Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Truly Sjachroedin ZP, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Lampung Harun Al Rasyid, serta sejumlah anggota tim lainnya melakukan penilaian terhadap Pekon Gemahripah, yang menjadi wakil Kabupaten Pringsewu dalam ajang Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung tersebut.

Penjabat Bupati Pringsewu Helmi Machmud dalam sambutannya menghaturkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah turut menyukseskan kegiatan lomba desa ini.

“Kegiatan Lomba Desa yang dilaksanakan saat ini diharapkan dapat meningkatkan kompetisi desa dalam memberdayakan berbagai sektor kehidupan masyarakat untuk memotivasi dan meningkatkan gairah membangun desa. Untuk itu, Pemerintah Desa atau Pekon agar memaksimalkan pemanfaatan sumber daya dan potensi yang ada,” kata Helmi Machmud.

Lebih lanjut Helmi berharap Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung dapat melakukan penilaian secara obyektif, dan berpedoman pada sasaran dan indikator yang dititik beratkan pada tingkat perkembangan pembangunan desa, sekaligus mem berikan petunjuk dan bimbingan dalam rangka pembenahan dan peningkatan kemajuan.

“Menang dalam suatu perlombaan tentunya merupakan dambaan semua orang, namun kita juga berharap Pekon Gemahripah dapat meraih predikat juara,” ujar bupati.
Sementara itu, Gubernur Lampung dalam sambutan yang dibacakan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Lampung Harun Al Rasyid mengatakan, diadakannya Lomba Desa pada hahikatnya dimaksudkan untuk memberdayakan masyarakat desa serta menggali berbagai potensi yang dimilikinya.

“Ada beberapa indikator yang menjadi obyek penilaian Lomba Desa ini, diantaranya bidang pendidikan masyarakat, kesehatan masyarakat, ekonomi masyarakat, kamtibmas, partisipasi masyarakat, pemerintahan desa, lembaga kemasyarakatan, dan PKK,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Provinsi Lampung Truly Sjachroedin didampingi Pj Bupati Pringsewu Helmi Machmud juga melihat stand pembuatan KTP dan KK, dimana warga dapat membuat KTP dan Kartu Keluarga (KK) di lokasi tersebut secara kilat dan langsung jadi pada saat itu juga, yang mendapat antusias warga setempat.

Setelah melihat sejumlah stand pameran, istri orang nomor satu di Lampung tersebut juga berkenan berkeliling Pekon Gemahripah guna melihat dari dekat sejumlah potensi yang ada di desa tersebut, diantaranya pusat kerajinan kain tapis, kebun masyarakat, kebun tanaman obat, dan sejumlah potensi desa lainnya.

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu Sugesti Hendarto menambahkan tingkat partisipasi masyarakat Pekon Gemahripah dirasakan cukup baik, sehingga dapat meningkatkan segala potensi yang ada di masyarakat, sehingga hasilnya cukup baik.

“Ini harus menjadi contoh bagi seluruh pekon dan kelurahan lainnya di Kabupaten Pringsewu,” tambahnya.

Untuk diketahui, Pekon Gemahripah yang berdiri pada tahun 2004 lalu merupakan hasil pemekaran dari Pekon Patoman. Pekon Gemahripah berhasil terpilih menjadi wakil Kabupaten Pringsewu dalam Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung, setelah dilakukan penyeleksian terhadap seluruh desa dari 8 kecamatan se-Kabupaten Pringsewu beberapa waktu lalu, dimana dari hasil seleksi yang dilakukan Pemkab Pringsewu, Pekon Gemahripah berhasil mendapatkan peringkat terbaik dari 8 desa yang menjadi wakil masing-masing kecamatan, yang sebelumnya desa-desa tersebut juga diseleksi di tingkat kecamatan.

Sejumlah potensi yang dimiliki desa tersebut antara lain adalah potensi perikanan air tawar, tanaman hias, tanaman padi organik, kerajinan kain tapis, yang menjadi potensi unggulan. (*)