Rabu, 02 Juni 2010

Gemahripah Dinilai Tim Lomba Desa Provinsi






Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung, Rabu (2/6) mengunjungi Pekon Gemahripah, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu.

Tim yang terdiri dari Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Truly Sjachroedin ZP, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Lampung Harun Al Rasyid, serta sejumlah anggota tim lainnya melakukan penilaian terhadap Pekon Gemahripah, yang menjadi wakil Kabupaten Pringsewu dalam ajang Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung tersebut.

Penjabat Bupati Pringsewu Helmi Machmud dalam sambutannya menghaturkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah turut menyukseskan kegiatan lomba desa ini.

“Kegiatan Lomba Desa yang dilaksanakan saat ini diharapkan dapat meningkatkan kompetisi desa dalam memberdayakan berbagai sektor kehidupan masyarakat untuk memotivasi dan meningkatkan gairah membangun desa. Untuk itu, Pemerintah Desa atau Pekon agar memaksimalkan pemanfaatan sumber daya dan potensi yang ada,” kata Helmi Machmud.

Lebih lanjut Helmi berharap Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung dapat melakukan penilaian secara obyektif, dan berpedoman pada sasaran dan indikator yang dititik beratkan pada tingkat perkembangan pembangunan desa, sekaligus mem berikan petunjuk dan bimbingan dalam rangka pembenahan dan peningkatan kemajuan.

“Menang dalam suatu perlombaan tentunya merupakan dambaan semua orang, namun kita juga berharap Pekon Gemahripah dapat meraih predikat juara,” ujar bupati.
Sementara itu, Gubernur Lampung dalam sambutan yang dibacakan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Lampung Harun Al Rasyid mengatakan, diadakannya Lomba Desa pada hahikatnya dimaksudkan untuk memberdayakan masyarakat desa serta menggali berbagai potensi yang dimilikinya.

“Ada beberapa indikator yang menjadi obyek penilaian Lomba Desa ini, diantaranya bidang pendidikan masyarakat, kesehatan masyarakat, ekonomi masyarakat, kamtibmas, partisipasi masyarakat, pemerintahan desa, lembaga kemasyarakatan, dan PKK,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Provinsi Lampung Truly Sjachroedin didampingi Pj Bupati Pringsewu Helmi Machmud juga melihat stand pembuatan KTP dan KK, dimana warga dapat membuat KTP dan Kartu Keluarga (KK) di lokasi tersebut secara kilat dan langsung jadi pada saat itu juga, yang mendapat antusias warga setempat.

Setelah melihat sejumlah stand pameran, istri orang nomor satu di Lampung tersebut juga berkenan berkeliling Pekon Gemahripah guna melihat dari dekat sejumlah potensi yang ada di desa tersebut, diantaranya pusat kerajinan kain tapis, kebun masyarakat, kebun tanaman obat, dan sejumlah potensi desa lainnya.

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu Sugesti Hendarto menambahkan tingkat partisipasi masyarakat Pekon Gemahripah dirasakan cukup baik, sehingga dapat meningkatkan segala potensi yang ada di masyarakat, sehingga hasilnya cukup baik.

“Ini harus menjadi contoh bagi seluruh pekon dan kelurahan lainnya di Kabupaten Pringsewu,” tambahnya.

Untuk diketahui, Pekon Gemahripah yang berdiri pada tahun 2004 lalu merupakan hasil pemekaran dari Pekon Patoman. Pekon Gemahripah berhasil terpilih menjadi wakil Kabupaten Pringsewu dalam Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung, setelah dilakukan penyeleksian terhadap seluruh desa dari 8 kecamatan se-Kabupaten Pringsewu beberapa waktu lalu, dimana dari hasil seleksi yang dilakukan Pemkab Pringsewu, Pekon Gemahripah berhasil mendapatkan peringkat terbaik dari 8 desa yang menjadi wakil masing-masing kecamatan, yang sebelumnya desa-desa tersebut juga diseleksi di tingkat kecamatan.

Sejumlah potensi yang dimiliki desa tersebut antara lain adalah potensi perikanan air tawar, tanaman hias, tanaman padi organik, kerajinan kain tapis, yang menjadi potensi unggulan. (*)

Selasa, 01 Juni 2010

Hari Ini Gemahripah Dinilai Tim Lomba Desa Provinsi

Hari ini (2/6), Pekon Gemahripah, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu akan dikunjungi oleh tim penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung.
Pekon Gemahripah akan mewakili Kabupaten Pringsewu bersaing dengan 14 desa/kelurahan lainnya dari 14 kabupaten/kota se Provinsi Lampung.

Terkait persiapan dalam rangka penilaian desa tersebut oleh tim penilai Provinsi Lampung, Penjabat Bupati Pringsewu Helmi Machmud, kemarin (1/6) melakukan peninjauan ke Pekon Gemahripah bersama Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pringsewu Zulkifli Maliki, serta para pejabat Pemkab Pringsewu.

Kunjungan kerja ini, dalam rangka mengevaluasi sekaligus memantau kesiapan dan persiapan terakhir desa tersebut untuk mewakili Kabupaten Pringsewu dalam ajang tersebut.

Pj Bupati Pringsewu Helmi Machmud dalam kesempatan tersebut berharap agar berbagai langkah persiapan menghadapi Lomba Desa tersebut dapat dilakukan semaksimal mungkin.

Kabag Humas dan Protokol Setdakab Pringsewu Drs.Sugesti Hendarto mengatakan, Pekon Gemahripah, Kecamatan Pagelaran berhasil terpilih menjadi wakil Kabupaten Pringsewu dalam Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung, setelah dilakukan penyeleksian terhadap seluruh desa dari 8 kecamatan se-Kabupaten Pringsewu beberapa waktu lalu.

“Dari hasil seleksi yang dilakukan Pemkab Pringsewu, Pekon Gemahripah berhasil mendapatkan peringkat terbaik dari 8 desa yang menjadi wakil masing-masing kecamatan, yang sebelumnya desa-desa tersebut juga diseleksi di tingkat kecamatan,” kata Sugesti.

Lebih lanjut dikatakan Sugesti Hendarto, dengan berbagai persiapan yang dilakukan mudah-mudahan Pekon Gemaripah bisa mendapat predikat terbaik diantara desa-desa lainnya di Provinsi Lampung.

“Harapan kita, Pekon Gemahripah bisa keluar sebagai juara sehingga membawa harum nama Kabupaten Pringsewu,” harapnya.

Pekon Gemahripah merupakan salah satu pekon di Kecamatan Pagelaran dan salah satu dari 101 pekon dan kelurahan di Kabupaten Pringsewu.
Sejumlah potensi yang dimiliki desa di antaranya adalah potensi perikanan air tawar, tanaman hias, serta tanaman padi organik. (*).

Senin, 31 Mei 2010

Bupati Pringsewu Lantik 21 Pejabat Struktural



Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu Helmi Machmud, Senin (31/5) melantik dan mengambil sumpah 21 pejabat struktural eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu.

Para pejabat yang dilantik tersebut, terdiri dari 5 pejabat eselon II-B, 1 pejabat eselon III-A, 1 pejabat eselon III-B, serta 14 pejabat eselon IV-A.

Mereka yang dilantik, masing-masing adalah Zulkifli, SH, MH sebagai Inspektur Kabupaten Pringsewu, Drs.Bahagia Saputra, MM (Sekretaris DPRD), Ir.Achmad Alwi Siregar sebagai (Kadis Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM), Drs.Achmad Basyar AH, MM (Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB), Ir.Dirmansyah (Kadis Perhubungan, Komunikasi dan Informatika), Sukarman, S.Pd (Kepala Satpol.PP), M.Khotim, S.Pd (Kabid Perindustrian Disperindagkop UMKM), Kamarudin, SH (Kasi Pengendalian Operasional Dispenda), Sarjono (Kasi Pembangunan Kecamatan Pardasuka), Sudaryono (Kepala UPTD Pasar Pringsewu), Darmapala (Kasi Perlindungan Konsumen dan Pasar Disperindagkop UMKM), M.Fauzan Fuadi, S.IP (Kepala UPTD Pasar Gadingrejo), M.Fadillah, SE (Kepala UPTD Pasar Pagelaran), Tukiyat (Kepala UPTD Pasar Sukoharjo), Eko Hariyanto (Kepala UPTD Pasar Pardasuka), A.Rahman, S.Sos (Kasubbag Keuangan Disperindagkop UMKM), Drs.Hidayat Mahmudin (Kasi Monitoring dan Pengembangan Industri Disperindagkop UMKM), Koma Yakub, S.Sos (Kasubbag Perencanaan Disperindagkop UMKM), Alex Iskandar, SH (Kasi Pendaftaran Perusahaan dan Bimbingan Usaha Disperindagkop UMKM), Sahrin, SH (Kasubbag Pembinaan BKD), serta Junaidi MS, SE (Kasubbag Perencanaan Dispenda).

Acara pelantikan di aula DPRD Pringsewu tersebut dihadiri Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Zulkifli Maliki, serta para kepala satuan kerja (satker) di lingkup Pemkab Pringsewu.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Pringsewu Helmi Machmud mengatakan, pelantikan pejabat struktural tersebut merupakan bagian dari upaya penyegaran serta peningkatan kinerja, sehingga hendaknya dimaknai dari sudut kepentingan organisasi dan masyarakat, bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu.

Dalam menentukan jabatan bagi setiap pegawai, lanjut bupati, selalu dilakukan melalui evaluasi pegawai, yang antara lain meliputi kapasitas, kompetensi, integritas, loyalitas, moralitas, tanggungjawab, pendidikan dan pelatihan, nilai pengabdian dan komitmen terhadap tugas, serta kebutuhan organisasi.

”Harapannya tentu saja agar roda pembangunan di Kabupaten Pringsewu dapat berjalan secara lebih optimal. Dengan demikian tidak pada tempatnya, apabila kemudian muncul prasangka-prasangka yang bermuatan berbagai kepentingan terhadap pelaksanaan mutasi dan pelantikan seperti yang dilakukan ini,” tambahnya.

Kabag Humas dan Protokol Setkab Pringsewu Drs.Sugesti Hendarto menambahkan mengatakan pelantikan dan mutasi jajaran personil dalam instansi pemerintah adalah bagian dari kehidupan organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, serta merupakan bagian dari pola pembinaan karier pegawai. (*)