Senin, 31 Mei 2010

Bupati Pimpin Apel & Pelepasan O2SN


Pj Bupati Pringsewu Helmi Machmud menghimbau seluruh kepala satuan kerja (satker) agar lebih meningkatkan kembali koordinasi antar satker terutama dalam rangka menggali potensi guna menghadapi pasca berakhirnya bantuan APBD Kabupaten Pringsewu dari Kabupaten Induk Tanggamus dan Pemerintah Provinsi Lampung tahun 2011.
Hal ini perlu dipersiapkan sejak dini agar Kabupaten Pringsewu dapat selalu menunjukkan kemajuan yang signifikan. Hal tersebut ditegaskannya saat memimpin apel pagi di halaman Pendopo Kabupaten Pringsewu Senin (31/5) yang diikuti seluruh jajaran satuan kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu.

Seiring terjadinya bencana alam yang terjadi di wilayah Kabupaten Pringsewu akhir-akhir ini, Pj Bupati Helmi Machmud berharap semua pihak siap siaga dalam mengantisipasi bencana tersebut.

“Kesiap siagaan ini bukan hanya pada kegiatan seremonial belaka, tetapi yang lebih penting, kita semua jajaran aparat birokrasi di Kabupaten Pringsewu, baik Pemerintah Daerah, TNI, Polri maupun masyarakat selalu siap dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan apabila terjadi bencana,” harapnya.

Lebih lanjut Pj Bupati Helmi Machmud meminta Camat sebagai perangkat daerah yang berada di wilayah, tetap mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana alam yang akan terjadi, serta seluruh dinas terkait selalu dalam keadaan siaga serta mengoptimalkan koordinasi secara cepat dan tepat untuk mengamankan serta meminimalisir dampak bencana alam yang mungkin terjadi.

“Periksa kesiapan seluruh peralatan serta dukungan logistik untuk mengantisipasi secara dini apabila terjadi bencana. Kepada seluruh aparatur pemerintah terkait agar dapat menghimbau masyarakat di Kabupaten Pringsewu untuk turut berperan aktif dalam meminimalisir dampak bencana yang mungkin akan terjadi, antara lain dengan gotong royong membersihkan saluran air, selokan serta membersihkan lingkungan sekitar kita,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Pj Bupati Pringsewu Helmi Machmud juga melepaskan kontingen Kabupaten Pringsewu yang akan mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Sekolah Dasar (SD) se Provinsi Lampung yang akan berlangsung 1-3 Juni 2010 mendatang. O2SN tingkat SD tersebut akan mempertandingkan 10 cabang olahraga, yakni Atletik, Senam, Bulutangkis, Tenis Meja, Bola Voli Mini, Pencak Silat, Sepakbola Mini, Renang, Catur dan Karate.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol Setkab Pringsewu Sugesti Hendarto menambahkan O2SN merupakan salah satu agenda tahunan dari Kementerian Pendidikan Nasional dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung.

“Kegiatan O2SN ini merupakan ajang seleksi bagi para atlet pelajar Lampung, baik tingkat SD maupun SMP, untuk menghadapi O2SN tingkat nasional. O2SN ini diikuti 14 kabupaten/kota, dimana untuk tingkat SD setiap kabupaten/kota mendapat kuota 44 atlet dan ofisial,” tambahnya. (*)

Pemkab Pringsewu Akan Mekarkan Wates


Pemkab Pringsewu Akan Mekarkan Wates

Pemerintah Kabupaten Pringsewu berencana memekarkan 2 kecamatan, yakni Kecamatan Gadingrejo dan Kecamatan Pagelaran menjadi masing-masing 2 kecamatan. Demikian diungkapkan Penjabat Bupati Pringsewu Helmi Machmud saat meresmikan gedung baru Kantor dan Balai Pekon Wates, Kecamatan Gadingrejo, Sabtu (29/5) malam.

Diungkapkan Penjabat Bupati, untuk langkah awal, Pemkab Pringsewu akan membentuk Kecamatan Perwakilan melalui sebuah Peraturan Bupati (Perbup), sebelum membentuk Kecamatan Definitif.

Sebelum DPRD terbentuk, Pemkab Pringsewu akan membentuk Kecamatan Perwakilan terlebih dahulu, karena untuk membentuk kecamatan yang definitif, harus melalui Peraturan Daerah (Perda). Setelah terbentuk DPRD, barulah diajukan Raperdanya untuk disahkan oleh DPRD menjadi sebuah Perda,” ungkap Pj Bupati Helmi Machmud.

Untuk Kecamatan Gadingrejo, lanjut Pj Bupati, akan dimekarkan menjadi 2 kecamatan, masing-masing Kecamatan Gadingrejo, dan Kecamatan Wates, yang masing-masing membawahi minimal 10 pekon (desa).

Sebelum mencapai jumlah minimal 10 pekon sebagai syarat pembentukan kecamatan, akan diawali dengan memekarkan pekon terlebih dahulu. Untuk Pekon Wates, akan dimekarkan menjadi 3 pekon, yakni Pekon Wates, Pekon Saribumi, dan Pekon Sidomulyo,” kata Pj Bupati Helmi Machmud.

Terkait peresmian Kantor Pekon Wates yang baru, Pj Bupati Pringsewu Helmi Machmud yang didampingi tokoh pemuda Lampung Handitya Narapati SZP berharap agar gedung pekon tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk rembuk pekon maupun kegiatan-kegiatan pekon lainnya.

Tokoh Pemuda Lampung Handitya Narapati SZP dalam sambutannya menyampaikan salam hangat dari Gubernur Provinsi Lampung Sjachroedin ZP, yang juga adalah orang tuanya, kepada masyarakat Pekon Wates dan Kabupaten Pringsewu atas dukungannya selama ini.

Insya Allah, Gubernur Lampung Bapak Sjachroedin ZP akan menjaga amanah tersebut dengan baik,” kata Dadek, panggilan akrab Handitya.

Sementara itu, Kepala Pekon Wates Irwan Kristiana dalam laporannya mengatakan, Pekon Wates yang berdiri pada tahun 1918 silam, baru pertama kalinya menggelar pagelaran wayang kulit, yang juga dihadiri 2 orang anggota DPRD asal pekon setempat, Zulmar dan Stiono, dalam rangka syukuran peresmian gedung Kantor dan Balai Pekon Wates, yang merupakan hasil swadaya masyarakat setempat.

Terpisah, Kabag Humas dan Protokol Setdakab Pringsewu Sugesti Hendarto menambahkan, kekompakan dan kerjasama masyarakat Wates dalam membangun Balai Pekon Wates, seyogyanya dapat pula diaplikasikan dalam membangun Kabupaten Pringsewu.

Sehingga pembangunan Kabupaten Pringsewu akan cepat mengalami kemajuan,” tambahnya. (*)

Kamis, 27 Mei 2010

Bupati Berikan Bantuan Korban Puting Beliung


Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu Helmi Machmud, Kamis (27/5) mengunjungi korban bencana alam angin puting beliung di Dusun Gumukrajin, Pekon (Desa) Gumukrejo, Kecamatan Pagelaran.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Helmi Machmud juga memberikan dana bantuan secara langsung kepada korban yakni keluarga Sukedi dan Ismail, sebesar Rp. 10 juta.
Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Pringsewu Helmi Machmud yang didampingi Asisten I Setdakab Pringsewu Firman Muntako, Asisten II Gatot Susilo, Asisten III Syahlulsyah, sejumlah kepala satuan kerja (satker) di lingkungan Pemkab Pringsewu, serta anggota DPRD Kabupaten Pringsewu Zulmar, mengharapkan para korban yang tertimpa musibah agar senantiasa tabah menghadapi cobaan.

“Semoga kita semua dapat mengambil hikmah di balik semua kejadian ini,” kata Helmi Machmud.

Senada dengan Helmi Machmud, Zulmar, anggota DPRD setempat mengatakan, pemberian bantuan kepada korban bencana alam tersebut, merupakan salah satu bentuk kepedulian seorang pemimpin kepada rakyatnya.

“Tentunya kami mendukung apa yang dilakukan oleh Pemkab Pringsewu sepanjang demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Terpisah, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu Sugesti Hendarto menambahkan, Pemkab Pringsewu sangat peduli dengan musibah yang menimpa warga Pekon Gumukrejo, Kecamatan Pagelaran tersebut. Selain Pj Bupati Pringsewu Helmi Machmud, sehari sebelumnya (26/5), Pemkab Pringsewu juga memberikan bantuan sembako kepada korban angin puting beliung yang diserahkan oleh Asisten I Setdakab Pringsewu Firman Muntako kepada keluarga Sukedi dan Ismail, yang masing-masing rumahnya roboh rata dengan tanah, serta dalam kondisi rusak parah.

““Hal ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemkab Pringsewu terhadap warga yang menjadi korban bencana alam,” tambahnya. (*)