Senin, 31 Mei 2010

Pemkab Pringsewu Akan Mekarkan Wates


Pemkab Pringsewu Akan Mekarkan Wates

Pemerintah Kabupaten Pringsewu berencana memekarkan 2 kecamatan, yakni Kecamatan Gadingrejo dan Kecamatan Pagelaran menjadi masing-masing 2 kecamatan. Demikian diungkapkan Penjabat Bupati Pringsewu Helmi Machmud saat meresmikan gedung baru Kantor dan Balai Pekon Wates, Kecamatan Gadingrejo, Sabtu (29/5) malam.

Diungkapkan Penjabat Bupati, untuk langkah awal, Pemkab Pringsewu akan membentuk Kecamatan Perwakilan melalui sebuah Peraturan Bupati (Perbup), sebelum membentuk Kecamatan Definitif.

Sebelum DPRD terbentuk, Pemkab Pringsewu akan membentuk Kecamatan Perwakilan terlebih dahulu, karena untuk membentuk kecamatan yang definitif, harus melalui Peraturan Daerah (Perda). Setelah terbentuk DPRD, barulah diajukan Raperdanya untuk disahkan oleh DPRD menjadi sebuah Perda,” ungkap Pj Bupati Helmi Machmud.

Untuk Kecamatan Gadingrejo, lanjut Pj Bupati, akan dimekarkan menjadi 2 kecamatan, masing-masing Kecamatan Gadingrejo, dan Kecamatan Wates, yang masing-masing membawahi minimal 10 pekon (desa).

Sebelum mencapai jumlah minimal 10 pekon sebagai syarat pembentukan kecamatan, akan diawali dengan memekarkan pekon terlebih dahulu. Untuk Pekon Wates, akan dimekarkan menjadi 3 pekon, yakni Pekon Wates, Pekon Saribumi, dan Pekon Sidomulyo,” kata Pj Bupati Helmi Machmud.

Terkait peresmian Kantor Pekon Wates yang baru, Pj Bupati Pringsewu Helmi Machmud yang didampingi tokoh pemuda Lampung Handitya Narapati SZP berharap agar gedung pekon tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk rembuk pekon maupun kegiatan-kegiatan pekon lainnya.

Tokoh Pemuda Lampung Handitya Narapati SZP dalam sambutannya menyampaikan salam hangat dari Gubernur Provinsi Lampung Sjachroedin ZP, yang juga adalah orang tuanya, kepada masyarakat Pekon Wates dan Kabupaten Pringsewu atas dukungannya selama ini.

Insya Allah, Gubernur Lampung Bapak Sjachroedin ZP akan menjaga amanah tersebut dengan baik,” kata Dadek, panggilan akrab Handitya.

Sementara itu, Kepala Pekon Wates Irwan Kristiana dalam laporannya mengatakan, Pekon Wates yang berdiri pada tahun 1918 silam, baru pertama kalinya menggelar pagelaran wayang kulit, yang juga dihadiri 2 orang anggota DPRD asal pekon setempat, Zulmar dan Stiono, dalam rangka syukuran peresmian gedung Kantor dan Balai Pekon Wates, yang merupakan hasil swadaya masyarakat setempat.

Terpisah, Kabag Humas dan Protokol Setdakab Pringsewu Sugesti Hendarto menambahkan, kekompakan dan kerjasama masyarakat Wates dalam membangun Balai Pekon Wates, seyogyanya dapat pula diaplikasikan dalam membangun Kabupaten Pringsewu.

Sehingga pembangunan Kabupaten Pringsewu akan cepat mengalami kemajuan,” tambahnya. (*)

Kamis, 27 Mei 2010

Bupati Berikan Bantuan Korban Puting Beliung


Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu Helmi Machmud, Kamis (27/5) mengunjungi korban bencana alam angin puting beliung di Dusun Gumukrajin, Pekon (Desa) Gumukrejo, Kecamatan Pagelaran.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Helmi Machmud juga memberikan dana bantuan secara langsung kepada korban yakni keluarga Sukedi dan Ismail, sebesar Rp. 10 juta.
Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Pringsewu Helmi Machmud yang didampingi Asisten I Setdakab Pringsewu Firman Muntako, Asisten II Gatot Susilo, Asisten III Syahlulsyah, sejumlah kepala satuan kerja (satker) di lingkungan Pemkab Pringsewu, serta anggota DPRD Kabupaten Pringsewu Zulmar, mengharapkan para korban yang tertimpa musibah agar senantiasa tabah menghadapi cobaan.

“Semoga kita semua dapat mengambil hikmah di balik semua kejadian ini,” kata Helmi Machmud.

Senada dengan Helmi Machmud, Zulmar, anggota DPRD setempat mengatakan, pemberian bantuan kepada korban bencana alam tersebut, merupakan salah satu bentuk kepedulian seorang pemimpin kepada rakyatnya.

“Tentunya kami mendukung apa yang dilakukan oleh Pemkab Pringsewu sepanjang demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Terpisah, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu Sugesti Hendarto menambahkan, Pemkab Pringsewu sangat peduli dengan musibah yang menimpa warga Pekon Gumukrejo, Kecamatan Pagelaran tersebut. Selain Pj Bupati Pringsewu Helmi Machmud, sehari sebelumnya (26/5), Pemkab Pringsewu juga memberikan bantuan sembako kepada korban angin puting beliung yang diserahkan oleh Asisten I Setdakab Pringsewu Firman Muntako kepada keluarga Sukedi dan Ismail, yang masing-masing rumahnya roboh rata dengan tanah, serta dalam kondisi rusak parah.

““Hal ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemkab Pringsewu terhadap warga yang menjadi korban bencana alam,” tambahnya. (*)

Bupati Bagikan Dana ADP 96 Pekon


Sebanyak 96 pekon (desa) se Kabupaten Pringsewu menerima Alokasi Dana Pekon (ADP) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu. Dana ADP tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pringsewu tahun 2010 sebesar Rp.1,92 milyar, pada pos bantuan keuangan dengan kode rekening 1.20.03.00.5.14.05.03.

Dana ADP 2010 tersebut diberikan secara simbolis dalam bentuk Surat Keputusan (SK) oleh Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu Helmi Machmud kepada perwakilan masing-masing kecamatan, masing-masing Achmad Hijar (Ambarawa), Muchlis Sulistio (Pardasuka), Purwono (Pringsewu), Sukoco (Pagelaran), Santoso Handayani (Banyumas), Asdar (Sukoharjo), A.Zubaida (Adiluwih), dan Sujanis (Gadingrejo), bertempat di ruang rapat DPRD Kabupaten Pringsewu, Kamis (27/5). Selanjutnya, dana tersebut akan dikirimkan melalui rekening masing-masing pekon.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Pekon (BPMPP) Kabupaten Pringsewu Syamsul Bachri, dalam laporannya mengatakan Dana ADP yang diberikan kepada masing-masing pekon merupakan pendapatan dalam Anggaran Pekon, dimana dana ADP harus jelas tertulis dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Pekon (APBP) tahun 2010 yang penggunaannya harus dapat dipertanggung jawabkan sesuai dengan Rencana Kerja Pembangunan Pekon (RKPP).

“Pembagian ADP ini sesuai Surat Keputusan Bupati Pringsewu No.B/118/KPTS/LT.03/2010 tertanggal 20 Mei 2010 tentang Pekon Penerima ADP tahun anggaran 2010, masing-masing sebesar Rp.20 juta,” kata Syamsul Bachri.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Pringsewu Helmi Machmud mengingatkan kepala pekon, bahwa penggunaan dana ADP tersebut harus sesuai dengan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Pekon (RAPBP) serta harus dapat dipertanggung jawabkan.

“Para kepala pekon sebagai ujung tombak pemerintah yang paling bawah, harus selalu memprioritaskan peningkatan pelayanan pemerintahan terhadap masyarakat, sekaligus harus senantiasa mendukung program-program pemerintah dalam rangka mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pringsewu,” tandasnya.

Meskipun dana yang diberikan belum cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan program masing-masing pekon, lanjut bupati, dana tersebut setidaknya dapat membantu perkembangan masing-masing pekon.

Turut hadir dalam acara pembagian dana ADP Kabupaten Pringsewu 2010 tersebut, Asisten I Bidang Pemerintahan Setdakab Pringsewu Firman Muntako, anggota DPRD Kabupaten Pringsewu Zulmar, sejumlah kepala satuan kerja (satker), serta seluruh camat, lurah dan kepala pekon dari 8 kecamatan se Kabupaten Pringsewu.

Terpisah, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu Sugesti Hendarto mengatakan, ADP yang dibagikan Pemkab Pringsewu kepada seluruh pekon tersebut sesuai dengan APBP yang telah disahkan dalam UU No.22 tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah.
“Meskipun Kabupaten Pringsewu memiliki anggaran yang sangat terbatas, namun Pemkab Pringsewu adalah yang paling awal dibandingkan kabupaten lain di Lampung dalam memberikan dana ADP kepada seluruh pekon,” tambahnya. (*)