Kamis, 06 Mei 2010

Asisten II Lepas Kontingen Pramuka Wisata








Kontingen Praja Muda Karana (Pramuka) Kwartir Cabang (Kwarcab) Pringsewu yang akan mengikuti Kemah Wisata Pramuka di Kabupaten Lampung Barat, Rabu (5/5) sore dilepas oleh Asisten II Setdakab Pringsewu Drs.Gatot Susilo dalam suatu upacara di halaman Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu.

Membacakan sambutan Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu Ir.Helmi Machmud, Asisten II Gatot Susilo memberikan apresiasi tinggi dan rasa terima kasih kepada seluruh anggota dan jajaran Pramuka Kabupaten Pringsewu yang terus aktif berkarya dan mengembangkan eksistensi Pramuka di Kabupaten Pringsewu.

“Perkemahan wisata ini hendaknya dijadikan momentum untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, serta tercapainya suasana persahabatan yang akrab, guna mendapatkan pengetahuan dan pengalaman tentang kepemimpinan, pembinaan di bidang mental spiritual , sikap dan semangat kekeluargaan serta gotong royong yang lebih mantap, juga untuk mendapatkan tambahan pengetahuan keterampilan yang berguna bagi diri sendiri dan masyarakat,” katanya.

Sebagai duta Kabupaten Pringsewu, lanjutnya, anggota Pramuka Pringsewu agar dapat menunjukkan dedikasi dan menjaga nama baik Kabupaten Pringsewu.

“Gerakan Pramuka merupakan suatu wahana pendidikan yang perlu terus dikembangkan sebagai wadah untuk membina dan mengembangkan rasa saling pengertian, kesadaran dan persahabatan. Diakui, saat ini minat generasi muda terhadap gerakan pramuka tampak jauh lebih berkurang, padahal masalah yang dihadapi oleh generasi muda semakin meningkat,” ujarnya.

Acara pelepasan kontingen Pramuka Kabupaten Pringsewu yang akan mengikuti Perkemahan Pramuka Wisata selama 4 hari di Kabupaten Lampung Barat tersebut, dihadiri sejumlah petinggi Pramuka Kwarcab Pringsewu, diantaranya Sunaryo, Surip Waskito, M.Ali Khan, Achmad Sudjono, DM Fitri, serta seluruh anggota kontingen Pramuka Kabupaten Pringsewu. (*)

Rabu, 05 Mei 2010

Bupati Lantik Plt Kepala Satker

Pj. Bupati Pringsewu Helmi Machmud, Rabu (5/5) melantik Pelaksana Tugas (Plt) sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu.

Pelantikan dilaksanakan di aula DPRD setempat, dihadiri para kepala satuan kerja (satker) di jajaran Pemkab Pringsewu. Sejumlah pejabat yang dilantik tersebut, diantaranya Bahagia Saputra sebagai Plt Sekretaris DPRD, Zulkifli sebagai Plt Inspektur Kabupaten Pringsewu, Achmad Alwi Siregar sebagai Plt Kadis Koperindag, serta Dimansyah sebagai Plt Kadis Perhubungan.

Sebelumnya, Bahagia Saputra menjabat sebagai Kadis Koperindag, sedangkan penggantinya Achmad Alwi Siregar sebelumnya adalah Inspektur kabupaten setempat.

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu Sugesti Hendarto menjelaskan, pergantian sejumlah kepala satker tersebut adalah dalam rangka penataan personil dan percepatan pembangunan, disamping sebagai upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat.(*)

Selasa, 04 Mei 2010

Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Lampung



Potensi munculnya konflik-konflik pada tataran elit politik (incumbent) yang mencalonkan diri pada Pemilu Kepala Daerah (Pemilukada) 2010 diperkirakan berdampak pada kinerja pembangunan daerah. Hal tersebut sebagai akibat meningkatnya konflik sosial politik sebagai akses dari pengelompokan secara politik seperti dukungan politik elemen masyarakat kepada calon kepala daerah tertentu. Demikian salah satu pokok pembahasan pada Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Lampung yang dibuka oleh Gubernur Lampung Sjachroedin ZP di Hotel Balongkuring, Pringsewu, Selasa (4/5).

Selain itu, masalah belum terjalinnya koordinasi antara Desk Pilkada Kabupaten/Kota yang melaksanakan Pemilihan dengan Desk Pilkada Provinsi juga menjadi bahasan pada rapat yang diikuti seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Lampung, DPRD Lampung, Polda Lampung, Kejati, Pengadilan Tinggi, Korem 043/Gatam, Lanal Panjang, Lanud Astra Ksetra, para bupati dan walikota, Ketua DPRD, Kapolres, Dandim, Kajari, Kepala Pengadilan Negeri se-Provinsi Lampung.

Gubernur Lampung Sjachroedin ZP dalam kesempatan tersebut memaparkan sejumlah program pembangunan yang akan segera dilaksanakan, diantaranya rencana pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) dan pembangunan jalan tol Babatan-Tegineneng sebagai upaya mengatasi kepadatan lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera.

“Begitu pula dengan rencana pembangunan jalur Kereta Api antara Rejosari-Pagelaran, Pringsewu, maupun Rejosari-Metro, dan pembangunan embarkasi Bandara Radin Inten II dengan memperpanjang landasan pacu, yang juga akan segera dilaksanakan,” paparnya.

Penjabat Bupati Pringsewu Helmi Machmud, saat menerima para peserta rapat Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Lampung maupun Kabupaten/Kota se-Lampung, mengatakan Kabupaten Pringsewu memiliki kawasan hutan seluas 13.287,24 hektar, yang terdiri dari hutan lindung seluas 7.567,24 hektar dan hutan produksi yang telah dikonversi seluas 5.720 hektar.

“Hutan lindung di Pringsewu masih menjadi satu bagian yang dikelola oleh Kabupaten Tanggamus, karena hingga saat ini belum dilakukan penyerahan aset kepada Kabupaten Pringsewu sesuai amanat UU No.48/2008,” ujar Helmi.

Sementara itu, Bupati Tulangbawang Abdurachman Sarbini dalam kesempatan tersebut mengungkapkan kondisi jalan dan jembatan di daerah tersebut yang cepat rusak karena LHR dan Overweight kendaraan yang tidak sesuai dengan kelas ruas jalan.

“Berkenaan dengan masalah tersebut, Pemkab Tulangbawang telah mengajukan permohonan bantuan kepada pemerintah pusat melalui surat No.360/634/IV.05/TB/2010 tentang laporan kejadian di Kabupaten Tulangbawang, sebagai antisipasi penanggulangan bencana agar dapat membantu penanganan bencana yang terjadi,” ungkapnya.
Begitu pula dengan Bupati Lampung Barat Mukhlis Basri yang mengharapkan kabupaten/kota yang memanfaatkan daerah tangkapan air (Catchment Area) untuk merealisasikan kompensasi sesuai perjanjian, karena hingga saat ini belum ada realisasinya. (*)