Kamis, 04 Maret 2010

BPS Sosialisasi SP 2010


PRINGSEWU - Sensus penduduk penting dilakukan, karena menjadi dasar bagi seluruh sektor terkait dalam setiap kegiatan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Kegiatan sensus juga bertujuan untuk menghasilkan data otentik yang digunakan untuk mendukung perencanaan dan evaluasi pembangunan yang berkualitas, menghasilkan database kependudukan yang komprehensif dan menyeluruh seperti bidang kesejahteraan, ketenaga kerjaan, kesehatan dan pendidikan serta menghasilkan data yang diperlukan sebagai titik tolak untuk menetapkan target selanjutnya.

Demikian dikatakan Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu Ir.Helmi Machmud, dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Pringsewu H.Firman Muntako, S.Sos, dalam acara sosialisasi Sensus Penduduk tahun 2010, di Pendopo Kabupaten Pringsewu, Rabu (3/3).

Dikatakannya, ketersediaan data yang ‘up to date’ dan valid serta terintegrasi menjadi hal sangat sangat penting, meskipun disadari data mengenai kependudukan bersifat dinamis, yang disebabkan adanya peristiwa kependudukan, sehingga setiap saat pasti akan terjadi perubahan jumlah penduduk.

“Momentum sensus penduduk 2010 yang akan dilaksanakan nantinya, kiranya dapat dijadikan dasar untuk memperbaiki data kependudukan yang telah ada sebelumnya, sehingga validitasnya tetap dapat dipercaya,” katanya.

Sensus penduduk yang akan dilaksanakan nanti, kata dia, juga erat kaitannya dengan persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), sebagaimana yang tercantum dalam Undang – Undang No.23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, bahwa salah satu tujuan penyelenggaraan administrasi kependudukan adalah menyediakan data kependudukan yang menjadi dasar bagi seluruh sektor terkait dalam setiap kegiatan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, termasuk Pemilihan Umum Kepala Daerah.

“Karena itu, saya menghimbau kepada seluruh satuan kerja perangkat daerah di Kabupaten Pringsewu, untuk mendukung dan mensukseskan Sensus Penduduk 2010 tersebut, dengan tugas dan fungsi masing-masing, dan senantiasa berkoordinasi satu sama lain, agar nantinya data yang didapatkan tidak menyimpang dari tujuan pendataan tersebut,” ujarnya.

Kepada BPS, lanjutnya, diharapkan dapat berusaha secara maksimal untuk melaksanakan kegiatan Sensus Penduduk tersebut, dengan melaksanakannya sesuai dengan konsep dan metodologi yang telah ditentukan.
Hadir dalam acara sosialisasi tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Statistik Sosial Provinsi Lampung Ir.Herum Fajarwati, MM, mewakili Kepala Biro Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, Kepala BPS Tanggamus Ir.Dwiyana Suharyati, MM, serta sejumlah kepala satuan kerja (satker) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu. (*)
Membangun Pringsewu Harus Dengan Terobosan

PRINGSEWU - Dalam upaya membangun Kabupaten Pringsewu yang baru seumur jagung, tidak mungkin hanya dilakukan dengan upaya yang bersifat konvensional dan rutinitas saja. Untuk itu, maka strategi pembangunan dalam berbagai bentuk langkah gerakan terobosan harus segera dilakukan.

Demikian dikatakan Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu Ir.Helmi Machmud, dalam kata sambutan yang dibacakan oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Pringsewu Drs.H.Gatot Susilo, MM, saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pengusaha Kontraktor Seluruh Indonesia (Apaksindo) Kabupaten Pringsewu, di Kantor DPC Apaksindo Kabupaten Pringsewu di Jalan A.Yani, Sidoharjo, Pringsewu, Rabu (3/3).

Dikatakannya, sebagai mitra pemerintah daerah, Apaksindo Pringsewu harus senantiasa lebih kreatif, proaktif, responsif, dan inovatif dalam menghadapi semua tantangan yang ada dan mampu mencari alternatif penyelesaian serta berani mengambil keputusan secara tepat dan cepat, yang semata-mata untuk kepentingan suksesnya pembangun dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pringsewu.
“Sebagai bentuk implementasi sebuah profesionalitas seorang pengusaha, hendaklah tidak selalu mengejar proyek-proyek dari pemerintah, tapi bagaimana dapat membuat suatu usaha sendiri yang dapat meningkatkan pembangunan daerah Kabupaten Pringsewu,” katanya.

Penjabat Bupati juga menghimbau seluruh anggota asosiasi profesi baik yang bergabung dalam Apaksindo, maupun organisasi profesi lainnya, untuk dapat bekerja keras meningkatkan kinerja dan daya saing, baik pada skala lokal maupun nasional, hingga internasional.

“Selalu berpegang teguh kepada aturan yang berlaku dengan selalu memiliki kesadaran yang tinggi dengan memperhatikan kualitas dan ketepatan waktu yang berdaya guna dan berhasil guna demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Apaksindo Pringsewu, lanjut dia, hendaknya juga dapat memberikan karya terbaiknya bagi masyarakat, bangsa, dan negara, terutama Kabupaten Pringsewu yang sedang giat-giatnya melakukan pembenahan di segala bidang, demi menciptakan kehidupan masyarakat yang adil, makmur, sejahtera, dan bermartabat.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu kami ucapkan selamat kepada segenap pengurus Apaksindo yang baru dilantik, semoga Apaksindo Pringsewu dapat menjadi Asosiasi Yang Terdepan dalam pembangunan di Bumi Jejama Secancanan ini,” harapnya. (*)

Senin, 01 Maret 2010

Bupati Buka STQ Tingkat Kabupaten Pringsewu

Meskipun diwarnai berbagai kekurangan dan keterbatasan, Kabupaten Pringsewu bertekat mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Lampung ke-38 yang akan diselenggarakan di Liwa, Ibukota Kabupaten Lampung Barat, pada bulan April 2010 mendatang.
Sebagai upaya persiapan menghadapi perhelatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pringsewu menyelenggarakan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) selama 2 hari (Selasa-Rabu, 23-24 Februari 2010).

“Karena keterbatasan itulah, maka penyelenggaraan MTQ tingkat Kabupaten Pringsewu belum dapat diselenggarakan. Namun demikian, jangan membuat kita berhenti untuk tetap menggali potensi di bidang Tilawatil Qur’an. Karena itulah kita menyelenggarakan STQ guna mencari bibit potensi di bidang Tilawatil Qur’an yang akan dipersiapkan untuk mewakili Pringsewu dalam MTQ di Liwa, Lampung Barat, April mendatang,” kata Penjabat Bupati Pringsewu Ir. H. Helmi Machmud, saat membuka STQ tingkat Kabupaten Pringsewu di Pesantren KH. Ghalib, Pringsewu, Selasa (23/2).

Dikatakan Penjabat Bupati Pringsewu, STQ bukan hanya sekedar perlombaan seni baca Al-qur’an semata, namun lebih penting dari itu yaitu sebagai sarana untuk menumbuh kembangkan kecintaan terhadap Al Qur’an untuk ditanamkan dalam hati dan diwujudkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya merasa bahagia dan mendukung sepenuhnya pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an tingkat Kabupaten Pringsewu ini. Melalui kegiatan ini diharapkan akan dapat mensyiarkan Al-Qur’an dikalangan umat islam Pringsewu,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan Penjabat Bupati dengan dikumandangkannya ayat-ayat suci Al-Qur’an, semoga dapat menyadarkan kita untuk kembali kepada nilai-nilai islamiyah yang hakiki sesuai dengan tuntunan yang di ajarkan dalam kitab suci tersebut.

“Kepada para Qori’ dan Qori’ah maupun Hafidz dan Hafidzah semoga dapat meningkatkan kualitas dan pemahamannya terhadap Al-Qur’an, dan dari sini akan tampil Qori’ dan Qori’ah yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Pringsewu di arena MTQ tingkat Provinsi Lampung di Liwa, Lampung Barat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LPTQ Kabupaten Pringsewu Drs. H. Zulkifli Maliki dalam laporannya yang dibacakan Asisten I H. Firman Muntako, S.Sos mengatakan berdasarkan surat Keputusan Gubernur Provinsi Lampung Nomor G/60/B.IX/HK/2009, tertanggal 24 September 2009, tentang penunjukan Kabupaten Lampung Barat sebagai tempat penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Lampung ke-38, maka Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Pringsewu telah menyusun beberapa agenda kegiatan, yang salah satunya adalah STQ yang sedang dilaksanakan.

“Pada pelaksanaan STQ yang bertema Dengan Pelaksanaan STQ Kita Tingkatkan Kualitas Keimanan dan Ketaqwaan Serta Wujudkan Genereasi Yang Qur’ani ini, cabang-cabang yang akan diseleksi hanya 2 cabang yaitu Tilawatil Qur’an dan Tahfidzul Qur’an. Sedangkan peserta STQ adalah peserta yang telah terdaftar dari kecamatan-kecamatan yang berjumlah 54 orang,” katanya.
Sedangkan, pembinaan peserta MTQ Provinsi hasil STQ Kabupaten Pringsewu ini, lanjutnya, akan dilaksanakan pada bulan Maret mendatang dengan pembina dari unsur Provinsi dan Kabupaten.
“Dengan diadakannya pembinaan yang intensif diharapkan para peserta yang akan mengikuti perlombaan mendapatkan prestasi yang memuaskan dan sesuai dengan yang diinginkan oleh masyarakat Pringsewu,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol Setdakab Pringsewu Drs.Sugesti Hendarto menambahkan, selama ini saat Pringsewu masih menjadi bagian dari Kabupaten Tanggamus, Pringsewu merupakan lumbung para juara qori dan qoriah yang mewakili Kabupatern Tanggamus dalam ajang MTQ tingkat Provinsi Lampung.
Dalam acara pembukaan STQ yang baru pertama kali diselenggarakan di Kabupaten Pringsewu tersebut, selain Penjabat Bupati Pringsewu Ir.H.Helmi Machmud, Asisten I, beserta jajaran Pemkab Pringsewu, juga hadir Plt Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Pringsewu Drs.H.Cipto Budi Utomo, tokoh masyarakat, tokoh agama, undangan, serta puluhan peserta yang berasal dari delapan kecamatan se-Kabupaten Pringsewu.
“Perlombaan tersebut berlangsung meriah namun penuh khidmat,” kata Sugesti. (*)