Senin, 01 Maret 2010

Bupati Buka STQ Tingkat Kabupaten Pringsewu

Meskipun diwarnai berbagai kekurangan dan keterbatasan, Kabupaten Pringsewu bertekat mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Lampung ke-38 yang akan diselenggarakan di Liwa, Ibukota Kabupaten Lampung Barat, pada bulan April 2010 mendatang.
Sebagai upaya persiapan menghadapi perhelatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pringsewu menyelenggarakan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) selama 2 hari (Selasa-Rabu, 23-24 Februari 2010).

“Karena keterbatasan itulah, maka penyelenggaraan MTQ tingkat Kabupaten Pringsewu belum dapat diselenggarakan. Namun demikian, jangan membuat kita berhenti untuk tetap menggali potensi di bidang Tilawatil Qur’an. Karena itulah kita menyelenggarakan STQ guna mencari bibit potensi di bidang Tilawatil Qur’an yang akan dipersiapkan untuk mewakili Pringsewu dalam MTQ di Liwa, Lampung Barat, April mendatang,” kata Penjabat Bupati Pringsewu Ir. H. Helmi Machmud, saat membuka STQ tingkat Kabupaten Pringsewu di Pesantren KH. Ghalib, Pringsewu, Selasa (23/2).

Dikatakan Penjabat Bupati Pringsewu, STQ bukan hanya sekedar perlombaan seni baca Al-qur’an semata, namun lebih penting dari itu yaitu sebagai sarana untuk menumbuh kembangkan kecintaan terhadap Al Qur’an untuk ditanamkan dalam hati dan diwujudkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya merasa bahagia dan mendukung sepenuhnya pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an tingkat Kabupaten Pringsewu ini. Melalui kegiatan ini diharapkan akan dapat mensyiarkan Al-Qur’an dikalangan umat islam Pringsewu,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan Penjabat Bupati dengan dikumandangkannya ayat-ayat suci Al-Qur’an, semoga dapat menyadarkan kita untuk kembali kepada nilai-nilai islamiyah yang hakiki sesuai dengan tuntunan yang di ajarkan dalam kitab suci tersebut.

“Kepada para Qori’ dan Qori’ah maupun Hafidz dan Hafidzah semoga dapat meningkatkan kualitas dan pemahamannya terhadap Al-Qur’an, dan dari sini akan tampil Qori’ dan Qori’ah yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Pringsewu di arena MTQ tingkat Provinsi Lampung di Liwa, Lampung Barat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LPTQ Kabupaten Pringsewu Drs. H. Zulkifli Maliki dalam laporannya yang dibacakan Asisten I H. Firman Muntako, S.Sos mengatakan berdasarkan surat Keputusan Gubernur Provinsi Lampung Nomor G/60/B.IX/HK/2009, tertanggal 24 September 2009, tentang penunjukan Kabupaten Lampung Barat sebagai tempat penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Lampung ke-38, maka Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Pringsewu telah menyusun beberapa agenda kegiatan, yang salah satunya adalah STQ yang sedang dilaksanakan.

“Pada pelaksanaan STQ yang bertema Dengan Pelaksanaan STQ Kita Tingkatkan Kualitas Keimanan dan Ketaqwaan Serta Wujudkan Genereasi Yang Qur’ani ini, cabang-cabang yang akan diseleksi hanya 2 cabang yaitu Tilawatil Qur’an dan Tahfidzul Qur’an. Sedangkan peserta STQ adalah peserta yang telah terdaftar dari kecamatan-kecamatan yang berjumlah 54 orang,” katanya.
Sedangkan, pembinaan peserta MTQ Provinsi hasil STQ Kabupaten Pringsewu ini, lanjutnya, akan dilaksanakan pada bulan Maret mendatang dengan pembina dari unsur Provinsi dan Kabupaten.
“Dengan diadakannya pembinaan yang intensif diharapkan para peserta yang akan mengikuti perlombaan mendapatkan prestasi yang memuaskan dan sesuai dengan yang diinginkan oleh masyarakat Pringsewu,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol Setdakab Pringsewu Drs.Sugesti Hendarto menambahkan, selama ini saat Pringsewu masih menjadi bagian dari Kabupaten Tanggamus, Pringsewu merupakan lumbung para juara qori dan qoriah yang mewakili Kabupatern Tanggamus dalam ajang MTQ tingkat Provinsi Lampung.
Dalam acara pembukaan STQ yang baru pertama kali diselenggarakan di Kabupaten Pringsewu tersebut, selain Penjabat Bupati Pringsewu Ir.H.Helmi Machmud, Asisten I, beserta jajaran Pemkab Pringsewu, juga hadir Plt Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Pringsewu Drs.H.Cipto Budi Utomo, tokoh masyarakat, tokoh agama, undangan, serta puluhan peserta yang berasal dari delapan kecamatan se-Kabupaten Pringsewu.
“Perlombaan tersebut berlangsung meriah namun penuh khidmat,” kata Sugesti. (*)

Rabu, 24 Februari 2010

Bupati Silaturahmi Dengan PPL


Upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagai
tujuan utama pembentukan Kabupaten Pringsewu harus tetap dilaksanakan
dalam kondisi apapun, dengan menggali berbagai potensi yang dimiliki
Kabupaten Pringsewu. Salah satu potensi yang dimiliki oleh Kabupaten
Pringsewu adalah sektor pertanian maupun sektor- sektor lainnya
seperti perikanan dan kehutanan.

Demikian dikatakan Pj Bupati Pringsewu Ir. H. Helmi Machmud dalam
acara silaturahmi antar Petugas Penyuluh Lapangan di halaman Kantor
Pelaksana Penyuluh Pertanian, dan Kehutanan (P4K) Kabupaten Pringsewu
di Jalan KH Ghalib Raya No.1 Rejosari, Pringsewu, Rabu (24/2).

Di bidang pertanian, kata Pj Bupati, Kabupaten Pringsewu memiliki
potensi yang cukup besar, dimana luas tanaman pangan holtikultura di
daerah ini mencapai 36.849 hektar.

“Kemudian komoditas pertanian lain, antara lain berupa tanaman
jagung seluas 7.993 hektar, kedelai 66 hektar, sayur-sayuran 1.634
hektar, serta tanaman buah-buahan seluas 6.540 hektar,” ujarnya.

Untuk potensi di bidang kehutanan yang juga merupakan kawasan resapan
air, Kabupaten Pringsewu memiliki kawasan hutan seluas 13.287,24
hektar, yang terbagi menjadi kawasan hutan lindung seluas 7.567,24
hektar, serta kawasan hutan produksi yang telah di konversi seluas
5.720 hektar.

Begitupun di sektor perikanan, Pemerintah Kabupaten Pringsewu juga
bertekat menjadikan daerah ini sebagai sentra perikanan darat unggulan
di Provinsi Lampung. Sebagai tindak lanjut menuju ke arah tersebut,
Pemkab Pringsewu berencana akan membangun sarana Balai Benih Ikan dan
sentra pembibitan ikan terpadu, mengingat untuk sentra budidaya ikan
Pringsewu sudah mempunyai Kecamatan Pagelaran yang memang sudah
terkenal di seluruh Provinsi Lampung.

“Dari sejumlah gambaran potensi tersebut, tinggal bagaimana upaya kita
untuk menggali dan mengembangkan potensi-potensi tersebut secara lebih
optimal, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten
Pringsewu. Tentunya peran serta para penyuluh sangat diperlukan,”
ujarnya lagi.

Pj Bupati juga berharap dengan diadakannya acara silaturahmi para
penyuluh pertanian serta Kelompok Tani Nelayan Andalan ini, dapat
meningkatkan motivasi dan semangat para penyuluh dalam menjalankan
tugas-tugas dinas untuk membimbing para kelompok tani menuju
tercapainya program-program penyuluhan di bidang pertanian, sehingga
apa yang menjadi harapan kita untuk menjadikan Kabupaten Pringsewu
sebagai kabupaten yang maju, kuat, dan mandiri serta berkualitas
dapat tercapai,sesuai dengan visi Kabupaten Pringsewu yakni:
‘Terwujudnya Sumber Daya Manusia Kabupaten Pringsewu Yang Berkualitas
Menuju Masyarakat Yang Sejahtera’

Selain Pj Bupati Pringsewu Ir.Helmi Machmud, serta para kepala satuan kerja (satker) di lingkungan Pemkab Pringsewu, turut hadir Kepala Bakorluh Provinsi Lampung Gusnadi, Ketua HKTI Kabupaten Pringsewu Sudarsono Lesung, Ketua KTNA Kabupaten Pringsewu Supardi Sulaiman, dan ratusan PPL se- Kabupaten Pringsewu.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu mewakili
Kepala Kantor P4K Kabupaten Pringsewu Ir.Dancik Ibrahim, mengatakan,
Kabupaten Pringsewu merupakan satu-satunya dari 3 Daerah Otonom Baru
(DOB) di Provinsi Lampung, yang sudah memiliki Kantor P4K. (*)

Maulid Nabi Di Ponpes Mamba’ul Hisan


Ajaran Islam mengajarkan bahwa Allah Swt tidak akan mengubah nasib
suatu bangsa, bilamana bangsa tersebut tidak berjuang keras untuk
memperbaiki nasibnya sendiri. Rasullullah Saw juga mencontohkan kepada
kita, ajaran Islam mustahil bisa tersebar tanpa perjuangan. Begitupun
masyarakat Madinah yang adil, aman, tenteram, dan sejahtera tidak
mungkin dapat terwujud tanpa adanya kerja keras dan pengorbanan dari
seluruh komponen masyarakatnya.

Demikian dikatakan Penjabat Bupati Pringsewu Ir.H.Helmi Machmud, dalam
kata sambutan yang dibacakan Kepala Dinas (Kadis) Sosial, Tenaga Kerja
dan Transmigrasi Kabupaten Pringsewu Drs.H.Nasrun Yusuf, saat
menghadiri acara Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad Saw dan
Tasyakuran Hotmil Qur’an di Pondok Pesantren Salafiyah Mamba’ul Hisan,
Muara Balak, Danau, Margakaya, Pringsewu, Rabu (24/2).

Dikatakannya, Kabupaten Pringsewu tidak akan pernah berubah nasibnya,
jika setiap komponen masyarakatnya tidak bersatu padu, berjuang dan
bekerja keras guna memperbaiki nasibnya.

“Di tengah-tengah persaingan global dewasa ini, seluruh masyarakat
Pringsewu harus pandai-pandai memanfaatkan segala peluang yang ada.
Sedikit kita lengah, akan menyebabkan kita kehilangan kesempatan dan
momentum, sehingga akhirnya menjadi tertinggal,” ujarnya.

Acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad Saw dan Tasyakuran Khotmil
Qur’an di Pondok Pesantren Salafiyah Mamba’ul Hisan, Muara Balak,
Danau, Margakaya, Pringsewu tersebut juga dihadiri Camat Pringsewu
Humaidi Elhudri, S.Sos, Pimpinan Pusat Pondok Pesantren Salafiyah
Mamba’ul Hisan, Sedayu, Gresik, Jawa Timur KH.Sughro Wardi, Kepala
Pekon Margakaya Sutaryono, seluruh santri, serta para undangan yang
dating dari sejumlah daerah di Lampung.

Sementara itu pimpinan Pondok Pesantren Salafiyah Mamba’ul Hisan
Pringsewu Ustadz Muhammad Nasihudin mengatakan, pondok pesantren yang
dipimpinnya tersebut berdiri sejak tahun 1999, dimana sebelumnya
berlokasi di Pekon Sidoharjo, Kecamatan Pringsewu.

“Pondok Pesantren Salafiyah Mamba’ul Hisan sendiri pindah lokasi ke
Muara Balak, Danau sejak 3 tahun lalu, dengan santri yang berasal dari
beberapa daerah baik di Lampung maupun dari luar Lampung,” kata
Nasihudin.

Terpisah, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu mengatakan, Pemkab
Pringsewu sangat mendukung kegiatan keagamaan yang dilakukan Pondok
Pesantren Salafiyah Mamba’ul Hisan, dalam rangka mewujudkan dan
mengantarkan masyarakat Kabupaten Pringsewu menjadi masyarakat yang
beriman, beradab, mandiri, dan berkualitas. (*)